• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Film Adaptasi 'My Annoying...

Film Adaptasi 'My Annoying Brother' Hadirkan Kisah Lebih Melokal

Jumat, 20 Sep 2024, 21:01 WIB

JAKARTA - Para pemeran di film adaptasi My Annoying Brother mengatakan bahwa film tersebut akan menghadirkan cerita yang lebih melokal, tetapi tidak jauh berbeda dari karya aslinya yang telah dirilis pada tahun 2016 silam.

"Script yang diadaptasi ke Indonesia ini menurut saya lebih detail, lebih lokal, kayaknya siapapun yang nonton film ini mungkin pernah merasakan ini," kata Vino G Bastian dalam sesi wawancara khusus di ANTARA Heritage Center, Jakarta Pusat, Kamis (19/9).

Ket. Foto: (Dari kiri-kanan) Aktor Kristo Immanuel, Caitlin Halderman, dan Vino G. Bastian saat mempromosikan film "My Annoying Brother" sekaligus menghadiri sesi wawancara khusus di ANTARA Heritage Center, Jakarta Pusat, Kamis (19/9). — Sumber: ANTARA/Vinny Shoffa Salma

"Terutama buat yang punya kakak atau adik, nggak harus cowok sama cowok, tapi cewek sama cewek, ceritanya kayak pernah lah dialami banyak orang, " imbuh dia.

Film My Annoying Brother merupakan film yang diadaptasi dari film Korea Selatan dengan judul sama dan dirilis pada tahun 2016. Dalam film tersebut, Vino G Bastian berperan sebagai Jaya, seorang mantan narapidana sekaligus kakak dari Kemal.

Ada juga aktor Angga Yunanda sebagai Kemal, seorang atlet judo tuna netra sekaligus adik dari Jaya. Selain Vino dan Angga, My Annoying Brother juga diisi oleh Caitlin Halderman dan Kristo Immanuel.

Dalam cerita aslinya, My Annoying Brother mengisahkan hubungan antara kakak-beradik yang awalnya saling membenci. Seiring berjalannya waktu, keduanya semakin dekat hingga sebuah kenyataan pahit harus mereka alami kembali. Akankah kedua kakak-beradik itu menemukan "akhir bahagia" seperti yang mereka inginkan?

Sepakat dengan Vino, Caitlin Halderman yang berperan sebagai Amanda juga merasa adaptasi film My Annoying Brother kali ini memiliki ciri khas tersendiri.

"Dari segi ceritanya seru banget, kita juga pasti menambah 'bumbu-bumbu' yang jadi ciri khasnya juga, banyak naruh hal-hal yang lebih relate sama rakyat Indonesia, kita ada khasnya sendiri," kata Caitlin.

Kristo menambahkan, "(film versi terbarunya) dikasih sentuhan tersendiri oleh sutradara, penulis, dan latarnya jadi Indonesia, ditambah kita banyak main background story-nya yang membuat karakter-karakternya jadi lebih dalam lagi".

Lebih lanjut, para pemain juga tidak merasa khawatir dengan ekspektasi yang mungkin akan dipikirkan oleh penonton. Biasanya, film adaptasi memiliki "tekanan" lebih tinggi karena harus siap dibandingkan dengan karya aslinya.

Menurut mereka, My Annoying Brother versi 2024 akan menghadirkan cerita yang lebih dalam dan unsur lokal yang lebih kuat. Oleh sebab itu, para pemain berharap film tersebut dapat diterima dan menjadi pembelajaran baru oleh masyarakat.

"Kalau tekanan, justru jadi motivasi untuk menjadi lebih baik," kata Kristo.

"Buat saya, sekarang udah nggak terlalu ada gap (jarak) antara film original dengan remake karena kita membuat film baik original atau remake harus dengan sepenuh hati dan kualitas mumpuni," tutup Vino.

Film My Annoying Brother diproduksi oleh CJ ENM, Lifelike Pictures, dan BASE Entertainment, serta disutradarai oleh Dinna Jasanti. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Oktober 2024. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.