Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Teten Dorong Hilirisasi Hasil Riset untuk Dukung Pertumbuhan Startup

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri Teten Dorong Hilirisasi Hasil Riset untuk Dukung Pertumbuhan Startup Doc: ANTARA/HO-Kemenkop UKM
Ket. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berbicara dalam Sharing Session Startup Go Global di Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil riset untuk mendorong pertumbuhan perusahaan rintisan ataustartupdi Indonesia.

Teten menekankan pentingnya menghubungkan hasil-hasil penelitian, baik dari perguruan tinggi maupun dari proposal terbuka, dengan dunia industri.

"Penelitian jangan hanya berhenti di publikasi ilmiah, tetapi harus bisa dihilirisasi, diindustrialisasi, dan dikomersialkan," katanya di Jakarta, Selasa.

Salah satu lembaga yang dapat berperan aktif dalam proses hilirisasi ini adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Teten mengatakan bahwa pihaknya telah membuka komunikasi dengan BRIN agar hasil-hasil riset dari para akademisi dan profesional dapat langsung dimanfaatkan oleh parastartupdalam mengembangkan produk dan layanan yang inovatif.

Selain dukungan dari BRIN, Teten juga menyoroti pentingnya peran inkubator dalam ekosistemstartup. Inkubator, baik yang ada di kampus maupun di sektor swasta, diharapkan dapat memberikan pendampingan yang komprehensif kepadastartup,mulai dari tahap ide hingga tahap komersialisasi.

"Dengan adanya ekosistem yang kuat,startupIndonesia akan lebih mudah mengakses pendanaan dariventure capitalglobal," ucap dia.

Pemerintah juga mendorong agarstartup-startupbaru dapat fokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti pendidikan, teknologi, dan pertanian.

"Kami ingin mendorong diversifikasi sektor startup di sektor produksi, tidak hanya terfokus padae-commercedanpayment system," pungkas Teten.

Sampai dengan September 2024, Kemenkop UKM telah melakukan pendampingan akselerasi dan inkubasi kepada 713startup. Teten menyatakan bahwa kementerian juga telah menjalankan program Startup Go Global 2024, yang melibatkan tujuh lembaga inkubator dan 11startupyang diikutsertakan dalam kunjungan belajar ke Belanda dan Australia.

Parastartupitu harapkan dapat menjadi wirausaha kelas dunia yang mampu melahirkan sumber pertumbuhan dan sumber ekonomi baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.