Wisata Berkelanjutan Manfaatkan Momen Penataan

Sabtu, 14 Sep 2024, 03:07 WIB

JAKARTA - Wisata berkelanjutan akan dikembangkan sekalian dengan penataan kawasan Puncak, Bogor. Namun, demikian dengan tekanan tetap mengedepankan identitas budaya lokal.

Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Cibinong, Jumat, mengungkapkan, dalam pengembangan wisata berkelanjutan, tidak hanya fokus pada pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana, tapi juga memaksimalkan peran pelaku seni dan budaya di kawasan Puncak.

Ket. Foto: Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/M Fikri Setiawan

Dia menekankan pentingnya menjadikan kawasan wisata Puncak sebagai cerminan identitas lokal baik dari aspek visual maupun kegiatan budaya untuk destinasi wisata unggulan. "Penataan kawasan Puncak menyentuh semua aspek. Ini mulai dari penataan lahan, pelibatan masyarakat lokal, hingga pengembangan wisata berkelanjutan," tandas Asmawa.

Pemkab juga fokus menata akses dan memaksimalkan potensi wisata. Sejak memimpin, Asmawa Tosepu telah merelokasi 525 pedagang liar dari sepanjang jalur menuju Rest Area Puncak. Ini sebagai bagian dari upaya penertiban kawasan.

Tahap pertama penertiban melibatkan pembongkaran 329 bangunan di sepanjang jalur Puncak, mulai dari Gantole hingga Rest Area Gunung Mas, termasuk bangunan di sekitar Simpang Taman Safari Indonesia.
dan makanan ringan, masing-masing kios memiliki luas 11 meter persegi.
Tahap selanjutnya, Pemkab Bogor akan mengintegrasikan unsur budaya ke dalam pengembangan wisata Puncak.

Asmawa telah menginstruksikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor untuk memastikan budaya lokal menjadi bagian dari kawasan ini. "Kami akan melibatkan para pelaku seni, ekonomi kreatif, dan kelompok masyarakat sadar wisata untuk berkolaborasi dalam mempromosikan budaya lokal," ujar Asmawa.

Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa konsep penataan kawasan Puncak akan menggunakan pendekatan budaya. Dengan tema "Wonderful Puncak," sejumlah acara besar akan diadakan untuk mempromosikan seni dan budaya lokal.

Wonderful Puncak adalah kolaborasi antara sektor pariwisata, seni, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM. Di sini disiapkan beberapa acara seperti Harmony of Bogor, Puncak Fashion Week & West Java Folklore, Santap Mantap, Festival Tari Bogor, Flashmob Pencak Silat, hingga Puncak Art Passion & Creative Market.

Puncak Fest 2024 akan menjadi penutup rangkaian acara akhir tahun. Ini sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun kebanggaan terhadap Kabupaten Bogor. Yani ingin menonjolkan identitas Kabupaten Bogor. Ini khususnya di Puncak yang merupakan Kawasan Strategis Nasional. "Ini adalah langkah penting untuk menciptakan kebanggaan bersama," tandas Yudi.

Tanah Longsor

Sementara itu, terkait bencana tanah longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor, melakukan asesmen. Mereka juga mengirim bantuan untuk korban longsor. Longsor mengancam rumah warga di Kelurahan Rancamaya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, Jumat, mengatakan longsor terjadi Kamis (12/9) malam. Akibat longsor tersebut, satu rumah warga terancam dan akses jalan sempat terganggu.

"Personel sudah melakukan asesmen dan memasang bantuan terpal di lokasi kejadian. Material tanah longsor yang sempat menutupi jalan warga sudah dibersihkan," ucapnya. Hidayatulloh menjelaskan laporan kejadian tanah longsor itu diterima sekitar pukul 20.55 WIB. Laporan dilakukan warga melalui media sosial. wid/Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.