Kedubes AS Sebut Hubungan Pertahanan Amerika Serikat dan RI Kian Berkembang
Sabtu, 14 Sep 2024, 00:06 WIBJakarta - Perwakilan Kantor Kerja Sama Pertahanan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Chester Lee, mengatakan hubungan pertahanan Amerika Serikat-Indonesia telah berkembang ke tingkat yang tak dapat dibayangkan tentara AS yang menyerbu pantai Morotai di Maluku Utara pada 1944.
"Sama seperti para tentara dalam Pertempuran Morotai yang tidak dapat membayangkan luasnya hubungan AS-Indonesia 80 tahun kemudian, kita mungkin tidak dapat memahami bagaimana hubungan tersebut akan terus berkembang," kata Chester dalam pidatonya pada acara bertajukMorotai and Beyonddi Jakarta, Jumat.
Chester mengatakan sejak mendarat di Morotai sekitar 80 tahun yang lalu, militer AS - bahkan sebelum terbentuk Departemen Pertahanan, telah berupaya mendukung Indonesia sebagai negara yang merdeka dan demokratis serta mendukung prinsip-prinsip demokrasi, perdagangan bebas dan keamanan di seluruh kawasan Asia Tenggara dan dunia.
Yang pasti, lanjut Chester, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan dan bahan bakar alternatif akan mendorong laju perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan dan di lingkungan keamanan dunia.
"Satu hal yang dapat kita andalkan untuk membantu menjaga wilayah geografis yang aman, terlindungi, bebas, dan terbuka dalam menghadapi perubahan yang cepat ini adalah hubungan yang kuat antara keduanya yang telah dikembangkan sejak Pertempuran Morotai," kata Chester.
Dia menambahkan bahwa militer Indonesia dan Amerika telah bekerja sama demi kemajuan kemanusiaan selama pelatihan penjaga perdamaian dan penempatan anggota di seluruh dunia dan juga selama penanggulangan bencana sepertiBoxing Day Tsunami of 2024.
Kedua negara kini mengelar lebih dari 220 latihan pertahanan gabungan setiap tahun, mulai dari pertukaran pakar hingga latihan multilateral yang melibatkan ribuan tentara, dengan yang paling terkenal adalah Super Garuda Shield yang baru saja berakhir pekan lalu di Jawa Timur, katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Turun Tipis, Harga Emas Antam Hari Ini Rp2.340.000 per Gram
-
Banjir Terjang 13 Desa di Lima Kecamatan di Bima, Ratusan Rumah Terendam
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
-
Satu Tahun Berlalu Pengungsi Erupsi Lewotobi Belum Pindah dari Tenda
-
Bisa Bersaing di Pasar AS, Kemendag Yakinkan Eksportir Mamin
-
Dorong Substitusi Impor, Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu
-
Kakorlantas Ucapkan Belasungkawa bagi Personel Gugur saat Operasi Ketupat 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.