AS Pindahkan Kapal Induk dari Timur Tengah

Sabtu, 14 Sep 2024, 00:08 WIB

Washington - Salah satu dari dua kapal induk yang dikerahkan ke Timur Tengah untuk mencegah serangan Iran ke Israel mulai meninggalkan kawasan tersebut, kata Pentagon pada Kamis.

"Pasukan AS di wilayah itu termasuk yang dipindahkan, tapi tidak terbatas pada kelompok siap amfibi dan unit ekspedisi laut, beberapa kapal perusak, pesawat tempur, dan kehadiran kelompok penyerang kapal induk (CSG)," kata Juru Bicara Mayor Jenderal Pat Ryder kepada wartawan.

"Perlu dicatat, setelah periode pengamanan dengan kapal induk ganda oleh Theodore Roosevelt CSG and Abraham Lincoln CSG di wilayah Komando Pusat AS (CENTCOM), Theodore Roosevelt telah berangkat dan memulai transitnya ke wilayah operasi komando Indo-Pasifik."

Bulan lalu, Pentagon mengumumkan bahwa AS akan mengerahkan aset militer tambahan ke Timur Tengah sebelum kemungkinan aksi balasan dari Iran terhadap Israel menyusul pembunuhan kepala politik Hamas Ismail Haniyeh di Ibu Kota Teheran pada akhir Juli.

Menteri Pertahanan Lloyd Austin memerintahkan Kelompok Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln, yang dilengkapi pesawat tempur F-35C, untuk mempercepat transit ke wilayah tanggung jawab Komando Pusat, menambah kemampuan yang telah disediakan oleh Kelompok Serang Kapal Induk USS Theodore Roosevelt.

Selain itu, dia juga memerintahkan kapal selam berpeluru kendali USS Georgia (SSGN 729) ke wilayah Komando Pusat. Menurut Ryder, USS Georgia dipindahkan ke wilayah tanggung jawab CENTCOM.

"Kami akan menanggapi setiap potensi ancaman dengan sangat serius. Dan sekali lagi, Iran telah mengindikasikan bahwa mereka ingin melakukan balasan terhadap Israel."

"Jadi, kami akan terus menanggapi ancaman itu dengan sangat serius dan kami akan terus mempertahankan kehadiran kami yang kuat di wilayah tanggung jawab Komando Pusat dan Komando Eropa," kata Ryder ketika ditanya apakah ancaman Iran ke Israel telah berkurang dibandingkan bulan lalu.

AS tetap fokus bekerja sama dengan mitra regional untuk mendeeskalasi ketegangan dan mencegah konflik regional yang lebih luas, katanya.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat menyusul pembunuhan Haniyeh. Beberapa jam sebelumnya, Israel membunuh komandan Hizbullah Fuad Shukr di Beirut.

Iran menjanjikan "hukuman keras" untuk Israel atas pembunuhan Haniyeh di tanah Iran.

Eskalasi itu terjadi di tengah serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 41 ribu warga Palestina menyusul serangan Hamas pada 7 Oktober tahun lalu yang menewaskan 1.139 warga Israel.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.