Tim SAR evakuasi nelayan yang hilang selama lima hari di laut Garut

Kamis, 12 Sep 2024, 15:55 WIB

Garut -- Tim Search And Rescue (SAR) gabungan mengevakuasi seorang nelayan dalam kondisi meninggal dunia yang sebelumnya dilaporkan hilang selama lima hari setelah perahu yang digunakannya diterjang gelombang tinggi di perairan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Ya, sudah ditemukan, korban dievakuasi malam (Rabu), lalu diserahkan ke pihak keluarga di RSUD sekitar jam 21:00 WIB," kata Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut AKP Anang Sonjaya saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Kamis pagi.

Ia menuturkan korban bernama Mukti (60) merupakan korban kedua yang ditemukan setelah sebelumnya Tim SAR menemukan korban Soni (40) di hari ketiga pencarian dengan kondisi meninggal dunia.

Korban Mukti, kata dia, ditemukan oleh nelayan yang sedang memasang jaring untuk menangkap ikan melihat ada mayat di hamparan karang wilayah Pantai Sancang, Kecamatan Cibalong.

"Satpolairud menerima laporan dari nelayan bahwa adanya sesosok mayat laki-laki yang tergeletak di hamparan karang di wilayah Pantai Sancang," katanya.

Ia menyampaikan tim kemudian menuju lokasi penemuan mayat tersebut dengan berjalan kaki yang jaraknya cukup jauh dan tidak bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat langsung mengevakuasi korban yang ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kecelakaan perahu terbalik di perairan Cikolemberan, Cibalong, Sabtu (7/9) malam.

"SAR gabungan dengan dibantu oleh nelayan dan masyarakat setempat langsung melakukan evakuasi mayat tersebut dan membawanya menuju ke RSUD Pameungpeuk untuk dilakukan identifikasi," katanya.

Ia mengatakan hasil identifikasi di RSUD Pameungpeuk memastikan bahwa jasad tersebut merupakan nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut lima hari lalu bernama Mukti warga Kecamatan Pameungpeuk, Garut.

"Keluarga jenazah atas nama Mukti membenarkan bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarga mereka, selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya.

Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa nelayan itu bermula ketika ketiga orang yakni Soni, Mukti, dan Agung (20) melaut menggunakan perahu nelayan bernama "Jitu" untuk mencari ikan dengan waktu pemberangkatan, Sabtu (7/9) malam.

Namun ketika berada di tengah lautan itu, perahu yang mereka tumpangi tiba-tiba dihantam gelombang laut yang cukup tinggi menyebabkan dua orang hilang, dan satu orang bernama Agung beruntung selamat selanjutnya mendapatkan penanganan medis.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian korban dan berhasil menemukan korban Soni dengan kondisi meninggal dunia di Perairan Cilaki, Garut, Senin (10/9) malam, selanjutnya korban kedua ditemukan di hari kelima pencarian.

Tim SAR gabungan selanjutnya menutup operasi pencarian dua nelayan korban kecelakaan laut di perairan Garut itu.

Ket. Foto: Petugas mengevakuasi korban nelayan yang hilang di perairan laut Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (11/9) malam. — Sumber: ANTARA/HO-Satpolairud Polres Garut

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Intensifkan Pemasaran WashTower, LG Bentuk Kolaborasi Dengan Mitra Dealer Spesialis

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Rumah Harimau Sumatera Ikut Hangus Dilalap Kebakaran Hutan

Aturan Baru Tarif Pengantaran Barang dan Makanan Ojol Digodok Kemkomdigi, Tak Adopsi Skema 92:8, Fokus bagi Hasil Adil

LG UltraGear Native 1000Hz Segera Hadir di Indonesia

Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal

D'Masiv Bikin Album Full Berbahasa Inggris, Beri Warna Baru bagi Massivers

Tapak Tumbuh Hadir di JIA Curated 2026, Ubah Jejak Bumi Menjadi Pengalaman Spasial

Waspada! Modus Paket Umrah di Bawah Rp26 Juta, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Indikasi Penipuan

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.