Ini yang Dilakukan Pemkab Lebak untuk Dongkrak Ekonomi Keluarga Peserta KB

Selasa, 10 Sep 2024, 05:09 WIB

Rangkasbitung - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten membina pelaku usaha aneka kerajinan peserta Keluarga Berencana (KB) guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga di daerah itu.

"Kami mengapresiasi para pelaku usaha aneka kerajinan binaannya banyak yang sejahtera," kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak Abdul Rohim di Rangkasbitung, Lebak, Senin.

Ket. Foto: Produksi aneka usaha kerajinan peserta Keluarga Berencana (KB) binaan Pemerintah Kabupaten Lebak mengikuti pameran di Rangkasbitung. — Sumber: ANTARA/Mansur

Pembinaan terhadap peserta KB yang mengembangkan aneka usaha kerajinan, karena mereka masuk pasangan usia subur (PUS), sehingga dapat membantu pendapatan ekonomi keluarga.

Kebanyakan yang menggeluti usaha kerajinan peserta KB itu aneka usaha kerajinan keripik singkong, keripik pisang, keripik ubi-ubian, pare crispy, telur asin, makanan tradisional hingga makanan camilan.

Namun, pembinaan tersebut khususnya bagi peserta KB untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan keluarga mereka.

"Produksi aneka kerajinan itu bisa dipasok di pasar lokal hingga ke luar daerah melalui pemasaran digitalisasi itu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, pemerintah daerah melakukan pembinaan kepada peserta KB yang mengembangkan usaha aneka kerajinan itu, di antaranya peningkatan kualitas dan mutu produk mulai pengemasan, perizinan, pemasangan barcode dan sertifikasi halal.

Selain itu juga mereka mendapatkan pelatihan digitalisasi agar memahami broadcasting, bisnis e-commerce, digital content, E-learning dan bisnis afiliasi.

Pelatihan digitalisasi itu bagaimana cara memosting produk kerajinan aneka makanan hingga ke aplikasi media sosial, seperti Marketplace, Shopee, Lazada, Akulaku, Tokopedia, Bukalapak, Facebook, Instagram Twitter dan YouTube.

"Kami berharap pelatihan digitalisasi agar pelaku usaha mereka dapat meningkatkan omzet pendapatan," kata Abdul Rohim.

Sementara itu, Nina (35) seorang peserta KB yang mengembangkan aneka usaha kerajinan pare crispy warga Cibadak

Kabupaten Lebak mengatakan sejak tiga tahun terakhir ini permintaan pasar cukup tinggi setelah memasarkan secara online juga ada dari Depok dan DKI Jakarta.

''Kita sekarang sudah banyak pelanggan melalui medsos dan bisa menjual sebanyak 30 kg produk makanan crispy pare dengan harga Rp30O ribu/ kg, sehingga dapat menghasilkan omzet Rp3 juta/ hari, " kata Nina.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.