Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Bantul Salurkan Air Bersih 278 Tangki ke Wilayah Kekeringan

📅 Selasa, 10 Sep 2024, 17:39 WIB | Oleh:
BPBD Bantul Salurkan Air Bersih 278 Tangki ke Wilayah Kekeringan Doc: (Foto ANTARA/HO/Humas Polres Bantul)
Ket. Distribusi bantuan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan akibat kemarau panjang di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bersama instansi terkait di lingkungan pemerintah setempat selama 2024 hingga 9 September telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 278 tangki ke wilayah terdampak kekeringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Selasa, mengatakan278 tangki air itu meliputi 90 tangki dari BPBD Bantul, 131 tangki dari Palang Merah Indonesia (PMI), 41 tangki dari Tagana Dinas Sosial, dan 16 tangki dari donasi.

"Sampai hari ini dari BPBD Bantul telah mendistribusikan sebanyak 90 tangki air, itu gabungan dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) dan donasi yang melalui BPBD," katanya.

Menurut dia, jika dihitung jumlah liter air yang didistribusikan ke masyarakat tersebut mencapai sebanyak 1,39 juta liter, dengan penerima manfaat sebanyak 2.562 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri 10.191 jiwa.

"Masyarakat penerima manfaat droping air bersih tersebar di 40 dusun atau pedukuhan dari 19 kelurahan yang ada di sembilan kecamatan," katanya.

Berdasarkan infografis droping air bersih wilayah Bantul, lanjut dia, kecamatan yang paling banyak menerima manfaat bantuan air bersih karena dampak kemarau tersebut yaitu Dlingo dengan sebanyak 101 tangki atau sebanyak 505 ribu liter.

Disusul Kecamatan Pajangan dam Pandak masing-masing sebanyak 41 tangki atau sebanyak 205 ribu, kemudian Kecamatan Sedayu sebanyak 36 tangki atau 180 ribu liter, dan Pundong sebanyak 27 tangki atau 135 ribu liter.

Selanjutnya wilayah Kecamatan Kasihan sebanyak 18 tangki atau 90 ribu liter, wilayah Imogiri sebanyak enam tangki atau 30 ribu liter, serta Kecamatan Piyungan dan Pleret masing-masing sebanyak empat tangki atau sebanyak 20 ribu liter.

"Droping air bersih ke wilayah terdampak kekeringan hingga saat ini masih tetap berlanjut, dan prediksi kami mulai turun hujan di wilayah DIY, termasuk Kabupaten Bantul, pada akhir Oktober," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Diversifikasi Global, Strat...

Mengharap Final Leo/Daniel-Fajar/Fikri, Mungkinkah?  

4 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Mengharap Final Leo/Daniel-...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.