Di Papua Nugini, Paus Fransiskus Adakan Misa 'di Ujung Dunia'

Minggu, 08 Sep 2024, 10:23 WIB

PRT MORESBY - Paus Fransiskus mengadakan misa di udara terbuka untuk puluhan ribu umat Katolik Papua Nugini pada hari Minggu (8/9), memohon negara "di ujung dunia" ini untuk lebih dekat dengan iman Katolik.

Paus berusia 87 tahun itu memimpin misa sekitar 35.000 orang di stadion utama Port Moresby, perhentian terakhir dalam perjalanan 12 hari yang melelahkan melintasi Asia-Pasifik.

Ket. Foto: Paus Fransiskus mengunjungi Sekolah Menengah Teknik Caritas di Port Moresby, Papua Nugini, pada tanggal 7 September. — Sumber: Ncregister/CNA/Daniel Ibanez

Ia muncul di hadapan rakyat Papua Nugini dalam perpaduan yang mencolok antara pendeta berjubah hijau, umat beriman yang mengenakan pakaian putih, serta warga suku yang mengenakan hiasan kepala berbulu dan rok buluh, yang mengetukkan lagu-lagu penyembahan pada genderang kundu berbentuk jam pasir.

Khotbahnya mengusung tema yang sudah tidak asing lagi dalam kepausannya, yakni mendekatkan mereka yang berada di "pinggiran" kepada iman, dan Gereja Katolik yang luas yang dipimpinnya.

"Saudara-saudari, Anda yang tinggal di pulau besar di Samudra Pasifik ini mungkin terkadang menganggap diri Anda sebagai tanah yang jauh dan terpencil, yang terletak di ujung dunia," katanya.

"Hari ini Tuhan ingin mendekat kepadamu, untuk mendobrak jarak".

Beberapa orang berkumpul sejak Minggu dini hari untuk memastikan mereka dapat mengikuti misa pagi.

"Anda mendengar kata 'setia'. Pada pukul dua pagi, orang-orang mengantre di luar gerbang, Anda tahu bahwa mereka setia," kata Jonathan Kassman (47), seorang pejabat yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Bernard Soari, yang melakukan perjalanan dari salah satu pulau terpencil di Papua Nugini ke ibu kota, berharap pernyataan Paus membawa "lautan perasaan".

"Hal itu memperkuat iman kita untuk memahami makna cinta dan rasa hormat terhadap satu sama lain. Kami merasa terhormat atas kunjungan Paus ke tanah kami," kata pria berusia 48 tahun itu.

Lebih dari 90 persen dari 12 juta penduduk Papua Nugini menyebut diri mereka Kristen, tetapi agama tersebut hadir berdampingan dengan berbagai kepercayaan, adat istiadat, dan ritual setempat.

Sekitar seperempat penduduk Papua Nugini beragama Katolik.

Sore harinya pada hari Minggu, Paus akan melakukan perjalanan lebih jauh ke "pinggiran", ke kota hutan terpencil Vanimo, di barat laut Papua Nugini.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.