Kota Bogor Terima Anugerah Pandu Negeri

Sabtu, 07 Sep 2024, 03:18 WIB

BOGOR - Sebagai juara kategori umum dalam acara Anugerah Pandu Negeri 2024 Pemkot Bogor dinilai memiliki Kinerja dan Governansi Kategori Baik. "Pemerintah Kota Bogor meraih penghargaan Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Governansi Kategori Baik sebagai juara kategori umum dalam acara Anugerah Pandu Negeri 2024," tutur Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah, Jumat.

Syarifah menjelaskan penghargaan yang diterima Kamis (5/9) itu diraih atas penilaian para juri yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

Ket. Foto: Pemkot Bogor usai menerima penghargaan Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Governansi Kategori Baik sebagai juara kategori umum dalam acara Anugerah Pandu Negeri 2024 — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Bogor

Adapun penilaiannya meliputi pengelolaan keuangan dan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Lalu, kebijakan terkait persoalan publik, reformasi birokrasi. Selanjutnya, Monitoring Centre for Prevention dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Indikator lainnya dari makro seperti Indeks Pembangunan Manusia dan pendapatan daerah regional bruto. "Syukur Kota Bogor mendapat juara untuk kategori umum pemerintah daerah dengan kinerja dan governansi kategori baik," jelas Syarifah.

Dia mengatakancapaian yang diraih Pemkot Bogor ini harus berdampak bagi masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan harapan yang disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas. Salah satunya, dalam upaya untuk menurunkan angka kemiskinan, angka pengangguran, angka stunting, inflasi dan sebagainya.

Penghargaan yang diraih ini, kata Syarifah, patut disyukuri. Syarifah mengharapkan menjadi penyemangat untuk meningkatkan kinerja jajaran Pemkot Bogor menjadi lebih baik serta menjadi motivasi untuk penilaian-penilaian lainnya.

Syarifah melanjutkan ke depan nilai-nilai dan penghargaan yang telah diraih harus bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi.

"Pada intinya, banyaknya apresiasi yang datang menjadi penggambaran jajaran Pemkot Bogor berkinerja baik. Paling tidak memberikan pelayanan publik yang baik," ucapnya.

Soal Penertiban

Di bagian lain Pemerintah Kabupaten Bogor, menegaskan langkah penertiban terhadap ratusan bangunan liar di kawasan wisata Puncak sudah sesuai dengan prosedur. Tujuannya, untuk mengembalikan keasrian wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto. Ini untuk menanggapi demo para pedagang kaki lima dan mahasiswa.

Bayu menyebutkan, melalui penertiban bangunan liar Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu ingin destinasi wisata Puncak kembali masuk daftar Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dia ingin menjadikan wilayah selatan Kabupaten Bogor itu kembali asri seperti 30 tahun lalu.

"Saya tegaskan yang dilakukan di kawasan wisata Puncak adalah penataan. Maka, pedagang yang ditertibkan telah diberikan tempat berdagang yang layak di Rest Area Gunung Mas," ungkap Bayu.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bogor dalam melakukan penertiban penuh dengan kehati-hatian dengan menerapkan prosedur dan aturan yang ada.

Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan telah melayangkan surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga kepada para pemilik bangunan liar. Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.