Korea Utara Kembali Kirim Ratusan Balon Sampah ke Korea Selatan

Sabtu, 07 Sep 2024, 11:58 WIB

SEOUL - Korea Utara menerbangkan ratusan balon berisi sampah ke arah selatan, kata militer Korea Selatan pada hari Sabtu (7/9), serangan terbaru dalam kampanye provokasi dan propaganda saling balas kedua negara.

Korea Utara telah meluncurkan lebih dari 900 balon sampah selama tiga hari terakhir, termasuk sekitar 190 balon pada Jumat malam, sekitar 100 di antaranya telah mendarat, terutama di Seoul dan provinsi Gyeonggi utara, kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

Ket. Foto: Korea Utara telah menerbangkan lebih banyak balon berisi sampah ke arah selatan, serangan terbaru dalam serangkaian serangan di perbatasan yang memicu kampanye propaganda balasan. — Sumber: AFP

Militer Korsel mengatakan kantong-kantong plastik dan kertas merupakan "sebagian besar sampah" yang diikatkan pada balon. Ia menambahkan kantong-kantong itu tidak menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat.

Korea Utara telah mengirim hampir 5.000 balon berisi sampah ke selatan sejak bulan Mei, dengan alasan itu adalah balasan atas balon propaganda yang diluncurkan ke utara oleh aktivis Korea Selatan.

Sebagai tanggapan, Seoul telah menangguhkan kesepakatan militer untuk mengurangi ketegangan dengan Pyongyang dan memulai kembali beberapa siaran propaganda dari pengeras suara di sepanjang perbatasan.

Leif-Eric Easley, seorang profesor di Universitas Ewha di Seoul, mengatakan serangan balon merupakan taktik propaganda yang tidak efektif bagi Korea Utara.

Kim Yo-jong, saudara perempuan pemimpin Kim Jong Un dan juru bicara utama rezim, "mungkin berpikir bahwa balon sampah memperburuk perpecahan politik di Korea Selatan, tetapi hal itu justru lebih merusak citra internasional Korea Utara", kata Easley.

Namun, warga di wilayah Selatan "merasa terganggu dengan operasi pembersihan yang diperlukan dan khawatir akan potensi eskalasi", tambahnya.

"Cara paling masuk akal untuk keluar dari kebuntuan saat ini bagi Pyongyang adalah memulai kembali diplomasi dengan Seoul, dengan syarat kelompok masyarakat sipil Korea Selatan secara sukarela tidak ikut serta dalam peluncuran balon."

Peluncuran terbaru terjadi saat Perdana Menteri Jepang yang akan lengser, Fumio Kishida, berada di Seoul untuk kunjungan dua hari, bertemu dengan pemimpin Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada hari Jumat.

Keduanya membahas pentingnya "kerja sama antara Korea dan Jepang dan juga dengan Amerika Serikat, untuk menanggapi masalah nuklir Korea Utara".

Hubungan antara kedua Korea berada pada salah satu titik terendah dalam beberapa tahun, dengan Korea Utara baru-baru ini mengumumkan pengerahan 250 peluncur rudal balistik ke perbatasan selatannya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.