Berpotensi Melemah Terbatas
Jumat, 06 Sep 2024, 10:34 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah jelang akhir pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen eksternal.
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede melihat rupiah berpotensi melemah terbatas. Hal itu disebabkan ekspektasi kenaikan data ADP Employment Change dan penurunan data Jobless Claims.
Di sisi lain, lanjutnya, data Services PMI diperkirakan turun terbatas sehingga rupiah berpotensi melemah terbatas. Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (6/9), bergerak di kisaran 15.350-15.450 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada akhir perdagangan, Kamis (5/9) sore, menguat 79 poin atau 0,51 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.401 rupiah per dollar AS. Penguatan dipengaruhi jumlah lowongan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) yang melemah pada Juli 2024.
"Mata uang rupiah mengalami penguatan selama dua hari terakhir akibat jumlah lowongan pekerjaan di AS yang melemah ke level terendah dalam tiga setengah tahun terakhir berdasarkan data terkini untuk bulan Juli kemarin," kata analis ICDX Taufan Dimas Hareva di Jakarta.
Perkembangan data lowongan pekerjaan tersebut menandakan pasar ketenagakerjaan AS cenderung belum menunjukkan pemulihan karena jumlah permintaan terhadap tenaga kerja yang semakin berkurang.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
-
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.