- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korsel Laporkan Kasus Dema...
Korsel Laporkan Kasus Demam Babi Afrika yang Kedelapan pada Tahun Ini
Minggu, 01 Sep 2024, 05:30 WIBAnkara - Korea Selatan pada Sabtu melakukan upaya disinfeksi setelah kasus demam babi afrika (Africanswinefever/ASF) dipastikan terjadi di sebuah peternakan babi, menurut laporanYonhapNews.
Kasus yang terjadi di Gimpo, Provinsi Gyeonggi, itu merupakan kasus ke-8 di Korsel sepanjang tahun ini.
Kasus tersebut muncul tiga hari menjelang liburan Chuseokpada 20-22 September, ketika masyarakat Korea melakukan ritual penghormatan bagi para leluhur dan mengunjungi makam mereka.
Pihak berwenang Korsel yang menyelidiki peternakan tersebut menerapkan langkah-langkah karantina darurat untuk mencegah penyebaran ASF.
"Mengingat tren wabah ASF yang sering terjadi pada musim gugur, kemungkinan besar wabah akan berlanjut," kata Kim Jong-ku dari Kementerian Pertanian.
Dia memperingatkan bahwa pergerakan sejumlah besar orang selama liburan bisa meningkatkan risiko penyebaran ASF lebih lanjut.
ASF tidak menulari manusia, tetapi sangat menular dan mematikan pada babi, baik yang dipelihara maupun yang hidup liar.
Berita Terkait:
-
Indonesia Amankan Investasi Hijau Rp278 Triliun untuk Proyek Energi Sampah dan Ekonomi Biru
-
Kepolisian Negara Republik Indonesia Operasikan 7 Pusat Studi Baru di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian
-
Surabaya Perluas Layanan Tes HIV, Angka AIDS Turun 10 Persen
-
Tim SAR Gabungan Natuna Cari Nelayan Hilang di Pulau Sunyut
-
Diancam Dibekukan Menkeu Purbaya, Dirjen Bea Cukai Janji Perbaiki Kinerja dan Citra Negatif
-
Bangka Tengah Mengembangkan Desa Lewat Program Dosen Pulang Kampung
-
Risiko Mengintai! OJK Didorong Perkuat Deteksi Dini di Sektor Keuangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.