MLBI Kucurkan Rp93,9 Miliar untuk Program Keberlanjutan
Sabtu, 31 Agu 2024, 10:14 WIBMOJOKERTO - PT Multi Bintang Indonesia (Kode emiten: MLBI) menyebut telah mengucurkan dana senilai Rp93,9 miliar selama 2018-2023 untuk program keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Corporate Affairs Director Multi Bintang Indonesia Bambang Chriswanto mengatakan, investasi yang konsisten di berbagai program keberlanjutan merupakan hal yang penting bagi Perseroan.
"Hingga akhir tahun 2023, Multi Bintang Indonesia telah berinvestasi senilai Rp93,9 miliar untuk program lingkungan dan sosial sebagai bagian Brew a Better World. Ke depannya, kami akan terus berinvestasi dan terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan," kata Bambang di Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Jumat (30/8).
Strategi keberlanjutan Multi Bintang Indonesia dicanangkan lewat Brew a Better World (BaBW) yang diluncurkan pada 2009.
Inisiatif perusahaan produsen bir dan minuman non-alkohol itu berfokus pada tiga pilar utama, yaitu lingkungan, sosial, serta konsumsi bertanggung jawab.
Bambang merinci, Perusahaan menetapkan target keberlanjutan yang meliputi emisi nol bersih dalam produksi tahun 2030, memproses 100 persen air limbah dari semua fasilitas pembuatan bir (brewery) pada 2023, hinggamenyediakan opsi minuman non-alkohol dan mempromosikan moderasi konsumsi.
Emiten dengan kode saham MLBI itu juga berkolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat Wehasat untuk mendirikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, and Resycle (TPS3R).
Saran tersebut berfungsi untuk meningkatkan sirkularitas, mengurangi sampah berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dan mengurangi jumlah timbunan sampah yang dibuang ke permukaan air.
"Pendirian TPS3R ini merupakan upaya kami untuk mencapai nol limbah dan saat ini telah mencapai 98 persen," jelas Bambang.
Ia juga menyampaikan berdasarkan dari data lembaga riset, Multi Bintang Indonesia beserta rantai pasoknya telah berkontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar Rp5,3 triliun.
"Kalau dari dampak sosial, kita akan tetap fokus pada tiga area, pertama kebersamaan dengan masyarakat, kedua bagaimana kita mendorong pemberdayaan ekonomi, ketiga adalah konservasi sumber daya air. Itu kita masih juga melihat konsumsi yang bertanggung jawab," jelasnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BGN Setop Sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur Tanpa IPAL dan SLHS
-
Bukan di Cappadocia, Intip Tradisi Balon Udara Raksasa 20 Meter yang Hiasi Langit Garut Saat Lebaran
-
Prancis Tolak Berikan India Akses ke Teknologi Sensitif Peperangan Elektronik Rafale
-
Imbas Perang Iran, Jember Siapkan Skema WFH ASN dan Belajar Daring
-
Pemprov Jateng Jemput Warganya di Taman Mini untuk Mudik
-
Catat! Jangan Mudik pada Tanggal Ini, Begini Alasannya
-
Satgas Yonif 511/DY 'Sulap' Gereja dan Rumah Warga Ninabua Jadi Terang Benderang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.