Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirjen WHO Bahas Wabah Mpox dengan Badan-badan PBB di Kongo

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Dirjen WHO Bahas Wabah Mpox dengan Badan-badan PBB di Kongo Doc: Sumber: World Health Organization - AFP

JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Kamis (29/8), bertemu dengan para pemimpin badan-badan PBB di Republik Demokratik Kongo untuk membahas wabah cacar monyet (monkey pox/ mpox) yang sedang melanda wilayah tersebut.

Seperti dikutip dari Antara, Tedros melaporkan melalui X bahwa pertemuan tersebut berfokus pada pendekatan terpadu untuk menangani wabah ini, terutama di wilayah timur negara yang dilanda konflik.

"Pertemuan dengan kepala-kepala badan PBB di Kongo untuk membahas respons bersama kami terhadap wabah mpox di seluruh negeri, khususnya di wilayah timur yang terkena dampak konflik," ujar Tedros.

Selama diskusi, para peserta menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat respons yang dipimpin oleh pemerintah. Langkah-langkah utama termasuk meningkatkan pemantauan penyakit, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memastikan bahwa vaksin dapat diakses oleh pasien kritis dan kontak mereka.

Tedros mengungkapkan optimisme tentang pengendalian wabah ini. Dia mengatakan sepakat bahwa dengan tindakan dan koordinasi yang terpadu dapat mengendalikan wabah mpox. WHO telah mengklasifikasikan mpox sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Kedatangan Vaksin

Sebelumnya pada Rabu, WHO menyambut kedatangan vaksin mpox pertama di Afrika sebagai contoh solidaritas internasional dalam menghadapi darurat kesehatan masyarakat global. Nigeria menjadi negara Afrika pertama yang menerima 10.000 dosis vaksin mpox untuk menanggapi wabah penyakit virus yang melanda beberapa negara.

Vaksin tersebut, Jynneos (MVA), yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Bavarian Nordic, didonasikan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). "Kedatangan vaksin mpox di Nigeria adalah tambahan penting untuk langkah-langkah yang sedang dilakukan untuk menghentikan virus dan melindungi kesehatan," kata Matshidiso Moeti, Direktur Regional WHO untuk Afrika, di X.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.