Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenlu RI: Gagasan pada Forum IAF di Bali Diharapkan Dapat Terwujud

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 14:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenlu RI: Gagasan pada Forum IAF di Bali Diharapkan Dapat Terwujud Doc: ANTARA/Nyoman Budhiana
Ket. Arsip: Dua peserta konferensi berbincang dengan latar belakang bendera Indonesia dan bendera negara-negara Afrika menjelang pembukaan Forum Indonesia-Afrika (IAF) 2018 di Nusa Dua, Bali.

JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri RI Pahala Nugraha Manshury mengatakan perhelatan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 di Bali pada 1-3 September 2024 dirancang sebagai katalisator perubahan, di mana gagasan serta ide diharapkan dapat diwujudkan melalui aksi nyata.

"Untuk sektor swasta dan BUMN, diperkirakan akan ada perjanjian senilai 3,5 miliar dolar AS (sekitar Rp58 triliun)," kata Pahala dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Kamis (29/8).

Dia berharap forum ini tidak hanya membahas rencana-rencana untuk membangun kerja sama antara Indonesia dan Afrika, tetapi juga menghasilkan rencana konkret, mengingat potensi besar yang dapat dikembangkan antara keduanya.

Pahala menjelaskan kesepakatan yang dihasilkan dalam Indonesia-Africa Forum bersifatdeliverables, yakni kesepakatan yang dapat diimplementasikan dan memberikan dampak langsung.

Adapun yang menjadi fokus utama pada forum tersebut adalah transformasi ekonomi, energi dan pertambangan, ketahanan pangan, kesehatan, serta kerja sama pembangunan.

Sementara itu, Duta Besar Rwandauntuk Indonesia Abdul Karim Harerimana mengatakan IAF ke-2 akan menjadi forum pertukaran ide dalam mengatasi tantangan pembangunan.

Menurut Abdul, Presiden Rwanda Paul Kagame akan menjadi nara sumber dan akan berbagi pengalaman dari negara-negara Afrika, khususnya Rwanda, dalam memperkuat kerja sama pembangunan internasional.

Hal itu diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rwanda serta negara-negara Afrika secara keseluruhan, katanya.

"Kehadiran beliau, bersama dengan para pemimpin Afrika lainnya, diharapkan dapat memperdalam hubungan bilateral dan multilateral, serta membuka peluang untuk kolaborasi yang lebih erat dan saling menguntungkan," kata Abdul.

Selain Presiden Rwanda, Forum IAFdi Bali itu juga akan dihadiri Presiden Liberia Joseph Boakai, Presiden Ghana Nana Akufo-Addo, Perdana Menteri Eswatini Cleopas Dlamini, Presiden Zanzibar yang mewakili Tanzania Hussein Ali Mwinyi dan Wakil Presiden Zimbabwe Constantino Chiwenga.

IAF merupakan platform utama bagi Indonesia serta negara-negara Afrika untuk memperkuat hubungan bilateral, merumuskan langkah strategis serta melakukan upaya bersama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Kementerian Luar Negeri RI menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk membangun jembatan kerja sama yang kokoh dengan negara-negara Afrika, dan karenanya,IAF ke-2 diharapkan dapat melahirkan kesepakatan serta gagasan baru melalui semangat kebersamaan guna membentuk masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.