Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Vaksinasi Polio di Gaza Tergantung Jaminan Keamanan dan Akses

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Vaksinasi Polio di Gaza Tergantung Jaminan Keamanan dan Akses Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. ilustrasi anak-anak memperoleh vaksin polio.

Jenewa - Pelaksanaan program vaksinasi polio di Jalur Gaza masih belum dapat dipastikan karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan perlunya "jaminan keamanan dan akses."

Lebih dari satu juta vaksin polio telah tiba di Gaza, tetapi juru bicara WHO, Margaret Harris, kepada Anadolu mengatakan bahwa program vaksinasi hanya dapat dimulai setelah keselamatan pekerja kesehatan dan akses ke seluruh bagian wilayah Jalur Gaza bisa dipastikan.

Harris menjelaskan bahwa kemunculan kembali polio di Gaza, kasus pertama dalam 25 tahun, terutama disebabkan oleh runtuhnya sistem kesehatan dan kerusakan lingkungan yang meluas.

"Seluruh tempat dipenuhi limbah. Orang-orang tidak memiliki akses ke sistem air dan sanitasi dasar yang biasanya menjaga kesehatan mereka," kata Harris, menekankan kondisi yang memburuk.

Menurutnya, sebelum konflik terbaru, Gaza memiliki salah satu tingkat imunisasi anak tertinggi di dunia, dengan lebih dari 95 persen anak-anak divaksinasi polio.

"Tak ada polio di Gaza jika Gaza tetap memiliki sistem yang stabil dengan sistem kesehatan yang kuat serta pasokan air dan sanitasi yang baik," ujar Harris, menyesali bahwa konflik telah mengakibatkan kondisi "terburuk" saat ini.

Dia juga menyoroti risiko berat yang ditimbulkan oleh polio, terutama bagi anak-anak, yang lebih mungkin menderita kelumpuhan atau bahkan kematian.

"Polio dapat mempengaruhi siapa saja, tetapi anak-anak cenderung mengalami dampak terburuk," kata Harris, menekankan urgensi vaksinasi untuk sekitar 640.000 anak Gaza yang berisiko.

Kedatangan vaksin, yang difasilitasi oleh UNICEF, adalah langkah positif, tetapi juru bicara menegaskan bahwa kampanye tidak dapat dilanjutkan dalam kondisi saat ini.

"Kami tidak memiliki keamanan dan jaminan akses... Kami telah meminta setidaknya jeda dalam pertempuran sehingga kami bisa melakukannya," ujarnya.

Harris menambahkan bahwa kampanye vaksinasi, yang dapat diselesaikan dalam dua atau tiga putaran, menurut rencana awal akan dimulai pada akhir Agustus 2024.

"Kami tidak bisa melakukannya saat ada pertempuran, serangan udara, dan tidak ada jalan yang bisa dilalui dengan aman," katanya menutup pembicaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.