Berppotensi Lanjutkan Pelemahan

Rabu, 28 Agu 2024, 09:58 WIB

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya dalam perdagangan tengah pekan ini. Sentimen eksternal, terutama peningkatan tensi geopolitik, bakal membebani pergerakan rupiah.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat rupiah berisiko melanjutkan pelemahannya. Dia beralasan ketegangan geopolitik mengkhawatirkan investor global, terutama akibat ancaman pemberhentian produksi minyak oleh Libya sehingga membuat dollar AS menguat secara global.

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Selain itu, Josua menilai berlanjutnya pelemahan rupiah juga dipengaruhi potensi kenaikan data harga perumahan serta penguatan data keyakinan konsumen Amerika Serikat (AS). Karenanya, Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (28/8), bergerak di kisaran 15.475-15.575 rupiah per dollar AS.

Sebelumya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada akhir perdagangan, Selasa (27/8) sore, melemah 56 poin atau 0,37 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.495 rupiah per dollar AS. Pelemahan dipengaruhi rilis data penjualan barang tahan lama Amerika Serikat (AS) yang lebih baik dari perkiraan.

"Rupiah melemah terhadap dollar AS yang rebound setelah data penjualan barang tahan lama AS yang lebih baik daripada perkiraan," kata analis mata uang Lukman Leong di Jakarta.

Lukman menuturkan penjualan barang tahan lama AS Juli 2024 secara month on month (mom) tumbuh 9 persen lebih tinggi dibandingkan perkiraan 5 persen dan -6,9 persen sebelumnya.

Lebih lanjut, Lukman memperkirakan rupiah akan berkonsolidasi. Lukman memperkirakan rupiah, Rabu (28/8), bergerak di rentang 15.450-15.550 rupiah per dollar AS.

Menurutnya, meskipun didukung oleh prospek pemangkasan suku bunga the Fed, namun masih tertahan oleh ketidakpastian di Timur Tengah. "Investor juga mengantisipasi data inflasi PCE AS akhir pekan ini," kata dia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Berita Terbaru

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.