Menkes Ingatkan Peningkatan Gizi Harus Diiringi Faskes Gratis dan Merata

Selasa, 27 Agu 2024, 00:10 WIB

Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan gizi masyarakat mesti diiringi dengan tersedia fasilitas kesehatan (faskes) secara gratis dan merata.

Hal tersebut disampaikan Menkes Budi saat ditemui di Jakarta, Senin, merespons pembentukan Badan Gizi Nasional oleh Presiden Joko Widodo sesuai Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional yang diterbitkan pada 19 Agustus 2024 yang lalu.

"Presiden terpilih ingin sekali agar faskes itu dibuat merata di seluruh kabupaten/kota, jadi ada inisiatif untuk meningkatkan gizi anak-anak dengan makan gratis, tetapi beliau juga meminta agar faskes dibuat gratis dan merata di seluruh kabupaten/kota," katanya.

Ia menjelaskan intervensi kesehatan ada dua, yakni kuratif dengan rumah sakitnya serta promotif dan preventif lewat posyandu, puskesmas, maupun layanan kesehatan lainnya untuk menjaga masyarakat agar tetap sehat, termasuk melalui pemberian gizi seimbang.

"Sekarang yang dilakukan itu preventif, mencegah agar tidak sakit atau menjaga agar tetap sehat. Salah satu program di preventif itu skrining atau deteksi dini, itu penting sekali. Kalau deteksi dininya bagus, bisa langsung diintervensi enggak perlu sakit dulu, jadi langsung diperbaiki kondisinya," ujar dia.

Selain itu, ujar dia, ke depan puskesmas dan posyandu diupayakan juga dapat mendeteksi kandungan senyawa etilen glikol atau bahan kimia dalam sirup seperti paracetamol yang sempat menyebabkan penyakit ginjal pada anak-anak.

"Kalau ada tes etilen glikol kita bisa lakukan itu di level provinsi, jadi 34 provinsi itu juga dapat menganalisisfood chemical poisoning(keracunan bahan kimia pada makanan)," ucapnya.

Ia mengemukakan untuk melakukan deteksi dini maka layanan kesehatan di daerah membutuhkan laboratorium yang memadai.

"Laboratorium kesehatan itu ada dua, lab klinik yang ada di rumah sakit danpublic health labatau laboratorium kesehatan masyarakat (labkesmas). Biasanya yang paling sering itu cek darah, kolesterol, gula, tekanan darah, nah sekarang kita upayakan bisa cek di labkesmas tuberkolusisnya ada apa enggak, cacar monyetnya nya ada atau enggak, itu bisa dilakukan lebih dini," kata dia.

Selain itu, untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat, baik posyandu maupun puskesmas, mesti bisa mengecek udara kotor atau sanitasi.

"Cek juga udaranya kotor atau enggak, airnya bersih atau enggak, kalau seperti itu sebenarnya bisa dilakukan oleh labkesmas mulai dari level posyandu, puskesmas, baik kabupaten/kota," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.