Kapal Angkatan Laut Malaysia Tenggelam di Dekat Singapura

Senin, 26 Agu 2024, 15:07 WIB

JOHOR BARU - Sebuah kapal serang cepat milik angkatan laut Malaysia pada Minggu (25/8) tenggelam di lepas pantai Johor setelah diduga bertabrakan dengan objek bawah air.

"KD Pendekar mengalami banjir parah karena kebocoran yang pertama kali terdeteksi di ruang mesin sekitar tengah hari pada hari Minggu," kata Angkatan Laut Kerajaan Malaysia terkait insiden akhir pekan lalu dalam sebuah pernyataan.

Ket. Foto: Kapal KD Pendekar tenggelam seluruhnya kurang dari empat jam setelah diduga terjadi tabrakan pada hari Minggu (25/8) di lepas pantai Johor — Sumber: Istimewa

"Meskipun awak kapal telah berupaya keras untuk mengendalikan dan menstabilkan kapal, kapal tersebut tetap tenggelam sepenuhnya pada pukul 3.54 sore," kata angkatan laut.

"Upaya penyelamatan kapal masih berlangsung," kata angkatan laut, seraya menambahkan bahwa kapal itu tenggelam sekitar 2 mil laut di tenggara Tanjung Penyusop.

Dilansir South China Morning Post, Angkatan Laut mengonfirmasi bahwa seluruh 39 awak kapal berhasil diselamatkan sebelum kapal tenggelam, tanpa ada laporan cedera. Para pelaut dipindahkan ke pangkalan angkatan laut KD Sultan Ismail di Tanjung Pengelih.

Sebuah badan investigasi khusus telah dibentuk untuk menentukan penyebab pasti kebocoran dahsyat tersebut. Tim pemantau lingkungan juga telah dikerahkan ke lokasi.

KD Pendekar, kapal serang cepat kelas Handalan yang mulai bertugas di armada pada 27 Juli 1979, adalah salah satu dari empat kapal di kelasnya yang dibangun oleh galangan kapal Kalskrona Varvet, Swedia.

Berukuran panjang 43,6 meter, kapal ini dipersenjatai dengan meriam utama Bofors 57 mm, meriam sekunder 40 mm, dan rudal antikapal Exocet. Saat kejadian, pesawat tersebut sedang menjalankan tugas operasional.

Angkatan Laut Malaysia memuji tindakan cepat masyarakat maritim atas keberhasilan penyelamatan seluruh 39 awak kapal sebelum kapal tenggelam sepenuhnya.

Mereka juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Badan Penegakan Hukum Maritim Malaysia dan polisi atas tanggapan cepat dan dukungan mereka selama insiden tersebut.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.