Dipengaruhi Perkembangan Politik Nasional
Senin, 26 Agu 2024, 11:07 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS diperkirakan bergerak fluktuatif awal pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi perkembangan politik di dalam negeri dan respons pasar terhadap rencana penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed bulan depan.
Seperti diketahui, Gubernur The Fed, Jerome Powell mengatakan waktunya telah tiba bagi bank sentral AS menurunkan suku bunga. Hal itu disampaikannya dalam acara simposium ekonomi Jackson Hole, Wyoming.
Dari dalam negeri, Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi melihat keputusan DPR dan KPU akan mengikuti putusan MK terkait pemilihan umum kepala daerah (pilkada).
Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (26/8), bergerak fluktuatif di kisaran 15.400-15.520 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada akhir perdagangan, Jumat (23/8) sore, menguat 108 poin atau 0,69 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.492 rupiah per dollar AS.
"Pasar wait and see pidato Gubenur The Fed malam ini (Jumat, 23/8) waktu Indonesia," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Pelemahan Nilai tukar rupiah
-
Rupiah Dibayangi Gejolak MSCI - 19 Oktober 2026
-
Rupiah Tertekan Potensi Kenaikan Suku Bunga AS - 20 Oktober 2026
-
Rupiah Terancam Melemah - 06 Oktober 2026
-
Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
-
Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
-
Penghulu hingga Tokoh Agama Bisa Jadi Agen Perlinsos Bantu Warga Daftar Bansos
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.