Sinner dan Sabalenka Kuasai Cincinnati

Rabu, 21 Agu 2024, 06:56 WIB

CINCINNATI - Jannik Sinner merebut trofi turnamen ATP Masters ketiganya setelah mengalahkan Frances Tiafoe 7-6 (7/4), 6-2 untuk memenangkan Cincinnati Open, Selasa (20/8). Di bagian wanita, Aryna Sabalenka, menjadi juara dengan mengalahkan Jessica Pegula.

Sinner, unggulan teratas asal Italia ini menunggu waktu yang tepat set pertama sebelum menguasai pertandingan set kedua. Tiafoe, yang permainannya memudar setelah kalah dalam tiebreak set pertama, masih memberikan perlawanan.

Ket. Foto: mengembalikan bola I Jannik Sinner dari Italia mengembalikan bola ke Ben Shelton dari AS saat pertandingan tenis tunggal putra mereka pada Kejuaraan Wimbledon 2024 di The All England Lawn Tennis and Croquet Club di Wimbledon, London, baru-baru ini. — Sumber: ANDREJ ISAKOVIC / AFP

Petenis Amerika Serikat yang kini naik ke peringkat 20 itu, menyelamatkan tiga match point sebelum Sinner meraih gelar ke-15 dalam karirnya. Cincinnati Open adalah trofi kelima tahun 2024 bagi petenis Italia berusia 23 tahun itu. Sinner memulai musim dengan gelar Australian Open. "Saya senang. Ini pekan yang sangat sulit," tandas Sinner.

Menurutnya, ini sangat berat secara mental. Tapi dia mencoba melakukan yang terbaik. Kedua pemain sama-sama lelah setelah semifinal dan banyak ketegangan. Sinner senang bisa mempertahankan level permainan momen-momen penting. "Saya mengelola situasi di lapangan dengan baik," ujar Sinner.

Sinner menuju US Open yang dimulai pada 26 Agustus sebagai favorit utama. Dua unggul lebih dari 2.000 poin di atas peringkat dua dunia Novak Djokovic. Melawan Tiafoe, Sinner mencatatkan 29 service winner. Ini termasuk 13 ace dan dua break melawan petenis AS tersebut dari delapan kesempatan. Sinner adalah juara termuda Cincinnati Open sejak Andy Murray pada 2008.

"Saya benar-benar lelah. Saya tidak terbiasa bermain sebanyak ini seperti para pemain besar," ujar Tiafoe. Di bagian wanita, Sabalenka menempatkan diri dalam persaingan gelar US Open dengan kemenangan 6-3, 7-5 atas Jessica Pegula untuk menjadi juara.

Unggulan ketiga yang absen di Wimbledon karena cedera bahu itu meraih trofi pertama sejak gelar Grand Slam keduanya di Australian Open, bulan Januari. Sabalenka mendominasi pertandingan melawan unggulan keenam asal AS tersebut hingga tahap akhir. Dia meraih gelar level masters pertama di lapangan keras sejak 2021.

"Saya benar-benar tidak bisa berharap lebih. Sangat senang dengan level permainan yang saya tampilkan di final dan bisa mendapatkan gelar. Ini sangat penting menjelang US Open," ujar Sabalenka. Dia kini telah mengalahkan Pegula, juara pekan lalu di Toronto, dalam lima dari tujuh pertandingan.

Kemenangan ini akan membuat Sabalenka naik ke peringkat kedua dunia. Dia muncul sebagai penantang serius US Open di New York Senin depan. Kemenangan ini menjadi gelar WTA 1000 keenam Sabalenka dan ke-15 dalam kariernya.

Dia melepaskan 10 ace dan melakukan tiga break dalam kemenangan di laga yang berlangsung selama 1 jam 15 menit. Pegula berharap untuk meraih dua trofi setelah memenangkan Montreal Open pekan lalu. "Beberapa pekan terakhir sungguh luar biasa. Saya berhasil meraih banyak kemenangan beruntun. Tapi semoga tim dan saya bisa terus maju. Sayangnya, Aryna bermain terlalu bagus kali ini. Dia bermain di level yang sangat tinggi," ujar Pegula.

Final kali ini yang pertama di Cincinnati antara dua pemain top-10 sejak Garbine Muguruza mengalahkan Simona Halep pada 2017. Sabalenka tidak membuang waktu untuk menunjukkan dominasinya dengan break dari Pegula untuk unggul 3-1 di set pertama.

Unggulan ketiga memulai set kedua dengan melakukan break langsung atas Pegula dan memenangkan empat game dengan mudah. Namun, dia sempat terganggu saat mencoba untuk menutup pertandingan dengan memimpin 5-4. Sabalenka kehilangan servis untuk pertama kalinya dalam pertandingan. Saat itulah lawannya, unggulan keenam, memberikan perlawanan akhir.

Namun, Sabalenka langsung melakukan break kembali untuk memimpin 6-5. Dia menyelesaikan kemenangan di match point pertamanya. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.