Perkuat Rasa Cinta Lingkungan, Pemkab Bangka Gerakan Program Gemar Menanam
Selasa, 20 Agu 2024, 00:10 WIBSungailiat - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggerakkan program gemar menanam berbagai jenis tanaman guna membantu memenuhi kebutuhan pangan di masyarakat.
"Gerakan program gemar menanam dengan memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami berbagai jenis tanaman yang bermanfaat," kata Penjabat Bupati Bangka M Haris di Sungailiat, Senin, saat melakukan panen jagung.
Dengan memanfaatkan lahan kosong seperti di sekitar rumah dan perkantoran, kata dia, akan membantu memenuhi kebutuhan pangan dan mendukung program ketahanan pangan.
"Program ini tidak hanya menyasar di lingkungan kantor pemerintahan, namun juga seluruh lapisan masyarakat yang mempunyai halaman supaya dapat ditanami tanaman, seperti jenis sayuran maupun tanaman obat-obatan," ujar dia.
Meskipun tanaman yang ditanam di halaman atau pekarangan rumah tidak luas dibandingkan dengan area kebun, kata dia, produksi panen akan dirasakan manfaatnya olehkeluarga.
"Seperti tanaman jagung, merupakan jenis tanaman pangan yang mudah ditanam di halaman rumah, masa panen relatif singkat begitu pula perawatan yang terbilang mudah," katanya.
Dia menyatakan optimistis gerakan program gemar menanam yang dapat diwujudkan secara optimal akan mengurangi ketergantungan pangan di daerah setempat karena selama ini masih menggantungkan pasokan pangan dari daerah luar Pulau Bangka.
Kebutuhan pangan masyarakat di Pulau Bangka sebagian besar masih dipasok dari luar pulau tersebut, seperti Jawa, Lampung, dan Palembang.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov NTB Usul Pendistribusian BBM bagi Nelayan Sesuai Musim Melaut
-
Indonesia Tertinggal Jauh dalam Teknologi Kuantum, Kalah dari Negara Tetangga
-
Pemprov Sulsel Kembangkan Gerakan GOM Optimalkan Platform Bajubodo
-
Menhub Sebut Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Bakal Dievaluasi
-
Pemkab Aceh Barat Dorong Perusahaan Salurkan Dana CSR untuk Lindungi Pekerja Rentan.
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan, Ini Respons Kapolri
-
Dana Desa Papua Tengah Anjlok Jadi Rp535 Miliar pada 2026, Gubernur Ungkap Penyebabnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.