- Home
-
- Luar Negeri
-
- Australia-AS Berencana Pro...
Australia-AS Berencana Produksi Misil Hipersonik
Senin, 19 Agu 2024, 02:46 WIBSYDNEY - Produksi bersama misil hipersonik oleh Australia dan Amerika Serikat (AS) dapat mengurangi tekanan pada basis industri pertahanan AS dan meningkatkan pencegahan di kawasan Indo-Pasifik. Hal itu dikatakan anggota parlemen AS dari Partai Republik, Michael McCaul, di Sydney, pada Jumat (16/8) lalu.
Dalam sebuah sesi wawancara, ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR AS mengatakan bahwa pembuatan senjata mutakhir Australia memberikan contoh betapa efisiennya perizinan alih teknologi pertahanan AS yang sensitif, dan pengecualian lisensi pada 70 persen ekspor pertahanan ke Australia mulai 1 September, akan membantu AS bersaing dengan Tiongkok dalam mengembangkan senjata canggih.
"Senjata hipersonik Tiongkok dapat menghantam Australia dalam hitungan menit, dan Australia tidak dapat menghentikannya saat ini. Jadi kita perlu mengejar ketertinggalannya," kata McCaul.
Australia saat ini dikabarkan sedang menguji Misil Jelajah Serangan Hipersonik (HACM) dengan AS, yang akan dianggap sebagai senjata pertama untuk jet tempur, kata menteri pertahanan dan luar negeri kedua negara setelah pembicaraan pekan lalu. SB/ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Jatuh dan Terbakar di Georgia, Pesawat Kargo Militer Turki Tewaskan Puluhan Orang
-
Aksi Penyelamatan Satwa: 458 Burung Kembali ke Alam Liar di Lampung
-
Pastikan Situasi Kondusif, Pemkot Depok Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme
-
Pemkab Natuna Siapkan Lahan 20 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Garuda di Wilayah Perbatasan
-
Kapal Perang Australia Terobos Selat Taiwan, Militer Tiongkok Pasang Status Siaga
-
Janice Tjen Targetkan Peringkat 20 Besar Dunia Musim Depan
-
Orang Tua Perlu Proaktif Mendampingi Anak pada Era Digital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.