Gempa M5,1 Guncang Flores Timur, BMKG: Dipicu Intraslab Lempeng Indo-Australia
Jumat, 16 Agu 2024, 12:56 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan aktivitas intraslab pada lempeng Indo-Australia memicu terjadinya gempa tektonik di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Gempa bumi ini berjenis gempa menengah, akibat adanya aktivitasintraslab lempeng Indo-Australia," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Jumat (16/8).
Menurut dia, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut memiliki parameter terkini yang berkekuatan 4,8 magnitudo. Dari sebelumnya gempa itu terdeteksi berkekuatan 5,1 magnitudo pada Jumat (16/8) pagi pukul 08.16 WIB.
Titik episentrum gempa berlokasi di laut pada kedalaman 218 kilometer, yang berjarak 25 kilometer dari arah Timur Laut Larantuka, NTT.
Adapun gempa intraslab merupakan jenis gempa bumi yang terjadi di bagian dalam lempengdan yang sedang mengalami proses subduksi atau menujam ke bawah lempeng lain.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik mendatar atau oblique-thrust.
Selain Flores Timur, BMKG mendapati getaran gempa juga berlangsung beberapa saat di Tanjung Bunga, Lewolema, Ilme Mandiri (skala intensitas IV MMI), Kota Larantuka dan Lewoleba (skala intensitas III - IV MMI), Kota Maumere (skala intensitas II - III MMI), Kota Ende (skala intensitas II MMI), dan Kota Kupang (skala intensitas I - II MMI).
Meski demikian, Daryono memastikan bahwa hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami, dan hingga saat ini BMKG belum menerima laporan atas dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tanggap Darurat Gempa Flores Diperpanjang, ASITA Pastikan Pariwisata Tetap Berjalan
-
Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa
-
BPBD DKI Pastikan Gempa M5,9 di Perairan Kepulauan Seribu Tak Akibatkan Kerusakan
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
Flores Belum Tenang, BMKG Ungkap Ada 14.993 Gempa Susulan Sejak 15 Agustus
-
Viral Surabaya Disebut Dilintasi Dua Patahan, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Perlu Bukti Ilmiah
-
DPR dan Pemerintah Finalisasi Perpres Ojol, Aturan Perlindungan Pengemudi Segera Tuntas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.