Polda Sebut Masyarakat Punya Peran Jaga Netralitas Polisi

Selasa, 13 Agu 2024, 09:52 WIB

PALEMBANG - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menyebutkan partisipasi dan kepedulian masyarakat sangat berperan mensukseskan Pilkada Serentak 2024, termasuk mengawasi netralitas anggota Polri yang bertugas di lapangan.

"Jika masyarakat melihat ada anggota Polda Sumsel yang berpihak mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah diminta untuk segera melaporkannya ke Bidpropam untuk diambil tindakan hukum dan disiplin," kata Penata Kebijakan Kapolri Madya,(PKKM) Polda Sumsel Kombes Pol Sigit Adiwuryanto ketika memimpin apel di Mapolda, Palembang, Senin (12/8).

Dia menjelaskan, personel Polda Sumsel bersama jajaran di 17 kabupaten dan kota berkomitmen netral dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) ditugaskan khusus untuk melakukan pengawasan dan menindak tegas personel Polda yang terlibat politik praktis atau tidak netral menjelang hingga saat pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang dijadwalkan pada 27 November 2024.

"Saya ingatkan kembali seluruh anggota untuk netral. Jika ditemukan personel Polda dan jajaran terlibat politik praktis dalam pilkada tahun ini, akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku serta berurusan dengan Bidpropam," katanya.

Seluruh personel diminta menciptakan sistem pendingin (cooling system) dengan menyebarkan informasi kepolisian terkait dengan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, guna mencegah informasi bohong (hoaks), isu sara, propaganda yang dapat mengganggu ketenteraman dan kerukunan masyarakat, serta antar umat beragama.

"Pesta demokrasi perlu dikawal dengan pengamanan maksimal, masyarakat diimbau tetap menjalin silaturahim dan persaudaraan meski berbeda pilihan, serta tidak mudah terprovokasi dengan isu atau informasi yang beredar tidak kita ketahui kebenarannya," jelasnya.

Untuk menciptakan kondisi kamtibmas tetap kondusif menghadapi pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati - wakil bupati, serta pemilihan wali kota dan wakil wali kota, pihaknya juga menyiapkan operasi khusus pengamanan pilkada.

"Operasi khusus kepolisian pengamanan pilkada yakni
Operasi Mantap Praja (OMP) Musi 2024 yang akan mulai digelar pada 24 Agustus 2024," kata PKKM Polda Sumsel Kombes Pol Sigit.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.