- Home
-
- Luar Negeri
-
- Elon Musk Sebut Serangan S...
Elon Musk Sebut Serangan Siber di X Gagalkan Wawancara Donald Trump
Selasa, 13 Agu 2024, 10:38 WIBLOS ANGELES - Elon Musk mengatakan pada hari Senin (12/8), wawancaranya dengan Donald Trump digagalkan oleh serangan siber di platform media sosialnya, X.
"Tampaknya ada serangan DDOS besar-besaran pada X. Kami sedang berupaya menghentikannya," tulis orang terkaya di dunia itu di platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Musk, yang mengaku sebelumnya memilih Demokrat, telah memberikan pengaruhnya -- dan kekayaannya -- kepada Trump sejak seorang pria bersenjata mencoba membunuh politisi Republik tersebut pada sebuah rapat umum bulan lalu.
Trump dilarang menggunakan Twitter setelah gerombolan pendukungnya menyerbu Gedung Capitol AS pada Januari 2021, tetapi Musk mengaktifkannya kembali ketika ia mengambil alih platform tersebut dan mengganti namanya.
Percakapan kedua pria pada hari Senin dimaksudkan untuk membantu menyegarkan kembali kampanye Trump yang gagap, yang telah melemah sejak Presiden Joe Biden keluar dari pencalonan.
Kegagalan itu menjadi hal yang memalukan bagi kedua pria tersebut.
"Kami menguji sistem tersebut dengan 8 juta pendengar bersamaan hari ini," tulis Musk, berjanji akan menggelar percakapan langsung dengan jumlah pendengar yang terbatas dan mengunggah "audio yang belum diedit" nanti.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.