- Home
-
- Luar Negeri
-
- Junta Tuding Ada Negara Se...
Junta Tuding Ada Negara Sengaja Perpanjang Konflik
Kamis, 08 Agu 2024, 02:48 WIBNAYPYIDAW - Pemimpin junta Myanmar, Min Aung Hlaing, menuding beberapa negara menginginkan konflik di Myanmar terus berlanjut, dengan mempersenjatai serta memasok pangan dan uang bagi kelompok-kelompok perlawanan bersenjata.
"Beberapa negara asing menginginkan adanya konflik bersenjata dan ikut campur di Myanmar, dengan menyediakan uang, makanan, obat-obatan, senjata dan amunisi, teknologi, dan logistik kepada pemberontak bersenjata dan kelompok teroris dari berbagai kalangan politik, membantu media jahat untuk melancarkan perang psikologis," kata Min Aung Hlaing seperti dikutip oleh harian Global New Light of Myanmar, Selasa (6/8).
Min Aung Hlaing juga mengatakan bahwa sejumlah kelompok etnis telah mendirikan fasilitas produksi senjata, amunisi, dan bahan peledak di beberapa wilayah perbatasan Myanmar-Tiongkok.
"Mayoritas amunisi yang disita oleh pasukan keamanan adalah produk dari pabrik-pabrik ini. Membangun pabrik-pabrik ini bukanlah situasi yang biasa. Perlu mengeluarkan kekuatan moneter dan teknologi. Jadi, perlu untuk menganalisis sumber-sumber kekuatan moneter dan teknologi," kata dia. SB/Ant/Sputnik-OANA/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Lolos ke Semifinal World Climbing Series Koper di Slovenia
-
Kapal Feri Terbakar di Lepas Pantai Filipina, 5 Orang tewas, 87 Hilang
-
BPK Beri Tenggat Waktu 60 Hari ke Pemda di Kalsel Tindak Lanjuti Temuan Audit
-
Serial 'Spider-Noir' Musim 2 Dibatalkan, Nicholas Cage Tetap Move On
-
Sedikitnya 30.000 Orang Terdampak Banjir di Myanmar
-
Wisata Cianjur Terus Dipromosikan, Harapannya Pelancong Makin Ramai
-
Raja Ampat Wajibkan Pelajar Menabung Lewat Gerakan Noken-Kapowen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.