- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gerak Cepat, Tim Penyelama...
Gerak Cepat, Tim Penyelamat Lanjutkan Pencarian 200 Korban Longsor di Kerala, India
Minggu, 04 Agu 2024, 06:30 WIBNew Delhi - Operasi pencarian di negara bagian Kerala, India bagian selatan, untuk menemukan lebih dari 200 orang yang hilang dalam bencana longsor awal pekan ini, memasuki hari keempat pada Jumat, ketika tim penyelamat menemukan lebih banyak jenazah.
Jumlah korban tewas menurut catatan resmi otoritas setempat kini mendekati angka 200 orang.
Longsor besar melanda distrik Wayanad di negara bagian tersebut pada Selasa, memicu operasi penyelamatan besar-besaran di daerah tersebut.
Seorang pejabat yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan kepada Anadolu bahwa para penyelamat sejauh ini telah menemukan 196 jenazah dan lebih dari 110 bagian tubuh.
Operasi terus berlanjut untuk menemukan lebih dari 200 orang lainnya, tambah pejabat tersebut.
Sementara itu, puluhan orang juga hilang di negara bagian Himachal Pradesh di utara setelah hujan deras pada Kamis pagi menewaskan empat orang.
Di negara bagian Uttarakhand yang berdekatan, hampir selusin orang tewas setelah hujan lebat melanda negara bagian Himalaya tersebut, menyebabkan banjir dan rumah roboh.
Angkatan Udara India mengatakan bahwa mereka sedang melaksanakan operasi bantuan dan penanggulangan bencana secara bersamaan di Wayanad dan Uttarakhand.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cuaca Jakarta Senin: BMKG Prediksi Hujan Ringan Sore hingga Malam
-
Ebola Kongo Makin Mengerikan, Rantai Penularan Misterius dan Sulit Dilacak
-
Sungai Bongka, Geowisata yang Lahir dari Benturan Tiga Lempeng Dunia
-
Ada Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah, Polda Metro Jaya Minta Masyarakat Tetap Tenang
-
Pelaku UMKM Perlu Tingkatkan Kualitas Produk untuk Perkuat Daya Saing Pasar Nasional dan Internasional
-
Adaptasi pertanian dataran tinggi saat kemarau
-
Tak Ingin Sawah Kekurangan Air, Pemkab Aceh Selatan Kebut Normalisasi Irigasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.