Keren, Kampus Poliban Ciptakan 'Mobile Power Station' untuk Industri Perikanan
Jumat, 02 Agu 2024, 10:53 WIBBANJARMASIN -Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) Kalimantan Selatan menciptakan inovasi "MobilePower Station" berbasis tenaga surya dan angin yang dirancang khusus untuk industri perikanan pintar.
Direktur Poliban Kalsel Joni Riadi di Banjarmasin, Jumat (2/8), mengatakan inovasi ini diciptakan sesuai penelitian dilakukan para mahasiswa dan dosen untuk membantu nelayan dalam mengeringkan secara cepat hasil tangkapan atau memproduksi ikan kering.
Dia mengatakan penelitian terapan yang dikembangkan di Poliban penting dalam upaya mengatasi tantangan pemanasan global serta menjawab tantangan dunia industri.
"Upaya ini akan meningkatkan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi, dengan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan industri," ujar dia.
Dia menjelaskan penelitian ini merupakan hibah bersaing diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI melalui aplikasi Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA).
Poliban melaksanakan program tersebut dengan skema penelitian produk vokasi dengan ketuaJazuli Fadil dan anggota M Helmy Noor, Nurmahaludin, sertaKhairunnisa.
Dia mengatakan penelitian fokus pada pengembangan teknologi yang memanfaatkan kombinasi energi terbarukan berupa tenaga surya dan angin, untuk menyediakan solusi energi yang efisien dan berkelanjutan bagi sektor perikanan.
"Keberadaan teknologi hibrid tidak hanya menawarkan alternatif sumber energi yang ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan efektivitas operasional dan keberlanjutan industri perikanan secara keseluruhan," katanya.
Hasil ciptaan Poliban ini mendapatkan apresiasi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Rusdi Hartonokarena terkait dengan pemberdayaan sumber daya alam yang berkelanjutansehingga bisa meningkatkan produktivitas industri perikanan.
"Objek penelitian ini ke depannya bisa dimanfaatkan dan diterapkan pada masyarakat pesisir dan desa tertinggal lainnya, baik untuk kapal nelayan, maupun proses dan pengolahan hasil tangkapan ikan nelayan menjadi produk yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir," ucapnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI Jakarta Siap Ikuti Arahan Pemerintah Pusat soal Kebijakan WFH
-
Demand Tinggi, J&T Cargo Perkuat Kualitas dan Perlindungan Layanan
-
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara ke Lemhannas
-
Pengembangan mobil listrik tenaga surya di Semarang
-
Kasanga Festival 2026 Hadirkan Lomba Ogoh-Ogoh Spektakuler
-
Sika Resmikan Pro Center Kelima di Kelapa Gading, Perkuat Ekosistem Konstruksi Terintegrasi
-
Pemprov Jatim Mulai Terapkan Pembatasan Gadget di Sekolah
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.