BPS Sebut Harga Beras Naik karena Panen Raya Telah Selesai
Jumat, 02 Agu 2024, 00:11 WIBJakarta - Badan Pusat Statistik(BPS) mencatat harga beras di tingkat penggilingan, grosir, dan eceran mengalami peningkatan pada Juli 2024, yang salah satu penyebabnya adalah musim panen raya yang telah selesai.
Plt Kepala BPS Amalia A Widyasanti menyebutkanharga beras di tingkat penggilingan mencapai Rp12.816 per kilogram atau naik 2,22 persen dibandingkan Juni 2024, yang tercatat Rp12.537 per kilogram.
"Beberapa faktor yang menjadi penyebab harga beras kembali naik tentunya kita sudah masuk pada periode yang bukan panen raya," ujarnyadi Jakarta, Kamis.
Amalia menyampaikan kenaikan harga beras juga terjadi di tingkat grosir dan eceran. Harga beras di tingkat grosir mencapai Rp13.572 per kilogram dari Rp13.434 dan eceran menjadi Rp14.677 dari Rp14.547 per kilogram pada bulan sebelumnya.
Naik dan turunnya harga beras, sebut Amalia, merupakan siklus yang kerap terjadi setiap tahunnya setelah selesai masa panen.
Artinya, jumlah pasokan beras di pasar mulai mengalami penurunan, sehingga menyebabkan naiknya harga beras.
"Fluktuasi harga beras turun dan naik sangat dipengaruhi oleh jumlah pasokan atau jumlah produksi beras di domestik," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Boy Group K-pop BTS Resmi Umumkan “Comeback” Album dan Tur Dunia
-
Dana Pemerintah Siap Guyur BPD! Tapi Efeknya Bisa Nihil Kalau Salah Arah
-
Film "One Battle After Another" dan "Hamnet" Berjaya di Golden Globes 2026
-
Pameran UMKM rangkaian APEKSI 2026
-
Stok Cadangan Beras Bulog Capai 4,4 Juta Ton
-
Tiongkok dan AS Bahas Pengurangan Tarif Barang Senilai Rp529 Triliun
-
Dukung Serapan Panen Raya 2026, Bulog Siapkan Kapasitas Gudang 2,1 Juta Ton
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.