- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menlu Asean Gagal Setop Ke...
Menlu Asean Gagal Setop Kekerasan di Myanmar
Selasa, 30 Jul 2024, 02:58 WIBVIENTIANE - Para menteri luar negeri Asean telah mengulangi seruannya agar pertempuran di Myanmar segera dihentikan. Namun, mereka tidak menyampaikan langkah-langkah spesifik untuk mencapai penghentian tersebut. Komunike bersama para menteri Asean itu dirilis pada Sabtu (27/7), dua hari setelah pertemuan mereka di Laos.
Militer Myanmar mengirim perwakilan tetap kementerian luar negerinya yaitu Aung Kyaw Moe ke pertemuan tersebut. Militer negara itu telah berperang melawan pasukan prodemokrasi dan milisi minoritas etnis sejak meraih kekuasaan melalui kudeta pada Februari 2021.
"Komunike tersebut mengatakan para menteri itu menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya konflik dan situasi kemanusiaan di Myanmar. Dokumen tersebut mengatakan mereka juga mengutuk keras tindakan kekerasan yang terus berlanjut terhadap warga sipil dan fasilitas umum," lapor kantor berita NHK, Minggu (28/7)
Dikatakan bahwa Konsensus Lima Poin tetap menjadi rujukan utama para menteri untuk mengatasi krisis politik di Myanmar. Konsensus yang menyerukan penghentian segera kekerasan di negara itu muncul dalam pertemuan para pemimpin Asean pada April 2021. NHK/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Myanmar Merasa Dikucilkan oleh Asean
-
KAI Palembang Catat 1.481 Tiket Mudik Gratis 2026 Sudah Terisi
-
Pemimpin Etnis: Dunia Abaikan Serangan Udara Junta
-
PLN Prediksi Konsumsi Listrik Jakarta Turun Saat Lebaran
-
Ini Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-29: Newcastle vs Manchester United & Wolves vs Liverpool
-
Asik Jualan Makin Gampang, Bikin QRIS Sekarang Bisa Lewat Aplikasi GoPay
-
Komisi I DPR Dukung Pemerintah Desak Investigasi PBB atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.