BMKG Jayapura Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh Berita Bohong
Jumat, 26 Jul 2024, 00:09 WIBTimika - Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Jayapura Herlambang Hudamengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan beritabohong atau hoaks tentang bencana alam yang beredar di media sosial.
Herlambang Huda di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis, mengatakan bahwa informasi resmi terkait cuaca maupun gempa bumi dapat diperoleh dari situs resmi BMKG.
"Kami menggelar Sekolah Lapang Gempa Bumi di Kota Timika, Kabupaten Mimika dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak bencana termasuk gempa bumi," katanya.
Menurut Herlambang, pihaknya melibatkan media masa di Kabupaten Mimika dalam Sekolah Lapang Gempa Bumi agar dapat meningkatkan pemahaman seputar bencana.
"Media masa memiliki kekuatan yang luar biasa, untuk itu kami berharap keterlibatan rekan-rekan media dapat memberi edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan," ujarnya.
Dia menjelaskan Sekolah Lapang Gempa Bumi ini dilaksanakan selama dua hari pada 24-25 Juli 2024 dengan melibatkan beberapa pihak terkait.
"Kami juga melibatkan aparat TNI/Polri, SAR, insan pers, aparat kampung, sekolah, dan BPBD Kabupaten Mimika," katanya lagi.
"Kami berharap sinergisitas yang telah terjalin ini dapat terus dibangun demi keamanan dan keselamatan masyarakat umum," ujarnya menambahkan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Aldila Sutjiadi Juara Ganda WTA DC Open 2026
-
Rupiah Tertekan Sentimen Hawkish The Fed
-
Sembunyikan 2,1 Kg Ganja di Dalam Guci Air, DPO Narkoba Ini Tak Berkutik Digerebek Polisi!
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia Pagi Ini
-
Terkuak Skandal Kebocoran dalam Soal Ujian Beberapa Waktu Lalu, Akhirnya Mendiknas Mundur Mendadak
-
Abu Vulkanik Gunung Sinabung Selimuti Kota Berastagi, Aktivitas Masyarakat dan Proses Belajar Mengajar Terganggu
-
Menhub Tinjau Langsung Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.