Ini Tips dari Psikolog untuk Mencegah Kesedihan Pada Anak Usai Liburan
Kamis, 25 Jul 2024, 17:48 WIBJAKARTA - Psikolog klinis anak lulusan Universitas Indonesia Saskhya Aulia Prima M.Psi membagikan tips mencegah perasaan sedih atau kesepian pada anak usai libur sekolah salah satunya dengan mengembalikan rutinitas anak.
"Pelan-pelan rutinitasnyakita dikembalikan, karena biasanya saat liburan urutan kegiatannya dari bangun pagi sampai menjelang tidur itu berbeda dengan waktu sekolah," kata Saskhya dalam diskusi 'Bye Bye Post Holiday Blues' yang digelar di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa anak-anak terkadang mengalamipost-holiday bluesyang dapat menimbulkan gejala berupa sedih, lebih mudah marah, takut, cemas berkepanjangan usai liburan.
Hal ini dikarenakan terjadi transisi yang mendadak dari mode perayaan, bersantai, dan bersenang-senang saat liburan menjadi mode sibuk menjalani rutinitas harian.
Perasaan ini memang tidak berlangsung lama, namun tak jarang emosi yang dirasakan sulit untuk dikendalikan.
Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk mengembalikan rutinitas anak sehari-sehari seperti jam istirahat, bangun lebih pagi, serta urutan aktivitas lainnya.
Kemudian juga mengajak anak untuk membicarakan kegiatan atau situasi yang menyenangkan di sekolah.
Orang tua bisa mengajak anak untuk bercerita mengenai berbagai kegiatan atau situasi sekolah yang seru dan menyenangkan.
Selanjutnya, orang tua perlu untuk memberikan asupan nutrisi yang sehat, serta menerapkan gaya hidup sehat agar anak lebih siap secara fisik dan mental.
Yang terakhir, memberikan momen berkualitas yang cukup bersama antara orang tua dan anak untuk membantu persiapan secara mental guna menghadapi situasi yang baru.
"Quality timebareng anak ini bisa dilakukan dengan belanja. Ajak anak memilih sendiri keperluan sekolah agar bersemangat dan percaya diri dengan memiliki barang-barang sesuai kesukaannya," ujarnya.
Lebih lanjut Saskhya menyampaikan,quality timedengan berbelanja keperluan sekolah tidak hanya menyenangkan perasaan anak, tetapi juga memberikan edukasi tentang perencanaan kebutuhan sehingga melatih rasa tanggung jawab.
"Kalau kita ajakpreparationsitu belajar banyak hal. Anak-anak belajar mengendalikan diri, membuat keputusan, menyusun prioritas, sampai kesehatan mental yang lebih stabil," katanya.
- liburan
- Universitas Indonesia (UI)
- Psikologis
- Universitas Indonesia
- Anak-anak
- Psikolog
- Liburan Sekolah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Canggih! AC 1/2 PK Ini Kantongi Pengakuan Efisiensi Energi dari Universitas Indonesia
-
Penyusutan debit air Sungai Citarum di Cihampelas
-
Turki Protes Keras Kapal Kargo Terkena Serangan Drone Ukraina di Laut Hitam
-
Janice Masih Sulit Kejar Eala yang Bersama Gauff ke Babak Dua US Open
-
Gawat, Banten Bakal Diaduk-aduk, Ada 160 Perusahaan Tambang Siap Beraksi
-
Wamenkes dan Menteri Jerman Tinjau Fasilitas MMS Bayer Cimanggis
-
Wali Kota Bekasi Berharap Plaza Patriot Jadi Panggung Bagi Seniman Lokal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.