Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WHO: Bencana Kemanusiaan di Sudan Harus Segera Diatasi

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 13:21 WIB | Oleh:
WHO: Bencana Kemanusiaan di Sudan Harus Segera Diatasi Doc: Istimewa
Ket. Perwakilan WHO untuk Sudan, Shible Sahbani

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut akses langsung ke Sudan sangat mendesak diperlukan serta memperingatkan bahwa bencana kemanusiaan harus segera diatasi agar tidak semakin buruk.

"Akses sangat penting dan segera dibutuhkan agar kita dapat mencegah situasi kesehatan yang buruk," kata perwakilan WHO untuk Sudan, Shible Sahbani, pada pengarahan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa melalui tautan video, Selasa (16/7).

Sahbani mengatakan bahwa tanpa adanya tindakan yang segera, situasi yang memburuk dengan cepat di Sudan bisa menjadi tidak terkendali sehingga bisa menyebabkan penyakit, kekurangan gizi, dan trauma yang tidak terkendali serta berdampak pada generasi berikutnya rakyat Sudan.

Hampir 13 juta orang di Sudan kini menjadi pengungsi. Lebih dari 10 juta di antaranya tersebar di Sudan dan sedikitnya dua juta orang mencari perlindungan di negara-negara tetangga. Selain itu, negara bagian Darfur, Kordofan, Khartoum, dan Al Gezira terputus dari bantuan kemanusiaan dan kesehatan akibat pertempuran yang tiada henti. SB/Ant/Anadolu/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.