Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Skrining Penyakit Tak Menular Dikirim ke Whatsapp

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 03:23 WIB | Oleh:
Hasil Skrining Penyakit Tak  Menular Dikirim ke Whatsapp Doc: Istimewa
Ket. Chief of Technology Transformation Office (TTO) Kemenkes, Setiaji.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengirimkan notifikasi terkait penyakit tidak menular (PTM) kepada pasien melalui aplikasi Whatsapp. Pengiriman notifikasi WhatsApp dilakukan setelah tenaga kesehatan atau kader memasukkan hasil skrining penyakit tidak menular pasien ke dalam Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK).

"Mulai 22 Juni 2024, masyarakat telah menerima notifikasi hasil skrining ujar melalui WhatsApp dari puskesmas," ujar Chief of Technology Transformation Office (TTO) Kemenkes, Setiaji, di Jakarta, Rabu (17/7).

Setiaji menerangkan, skrining penyakit tidak menular yang dicatat pada aplikasi ASIK di antaranya, skrining kardiovaskular (jantung), kanker, kelainan darah, dan gangguan pernapasan. Berdasarkan tren jumlah data yang masuk dalam aplikasi ASIK, individu yang mendapatkan layanan skrining penyakit tidak menular sebanyak 29.212.976 dan sudah ada 10.173 atau 97,6 persen puskesmas yang melaporkan skrining PTM dengan menggunakan ASIK.

Selain itu, kata dia, notifikasi akan dikirimkan kepada pasien dengan ambang tekanan darah di atas 130/85 mmHg, gula darah 5.7 HbA1C, dan lemak darah/kadar kolesterol melebihi 100 mg/dL. Tujuannya, pasien segera menghubungi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Hingga 14 Juli 2024, notifikasi WhatsApp hasil skrining penyakit tidak menular yang telah dikirimkan kepada pasien mencapai 83.987," jelasnya.

Edukasi Kesehatan

Setiaji mengungkapkan, notifikasi tersebut akan menampilkan edukasi kesehatan sesuai hasil skrining yang dilakukan. Salah satu contohnya, skrining sangat penting dilakukan untuk menemukan diabetes lebih dini bagi masyarakat sehingga risiko diabetes melitus (DM) dapat dicegah.

Dia menambahkan, pencegahan juga dilakukan dengan pemberian edukasi perubahan gaya hidup. Pemeriksaan kesehatan deteksi dini faktor risiko PTM juga penting meliputi pengukuran indeks massa tubuh, pengukuran tekanan darah atau tensi darah, dan tes gula darah.

"Kemenkes RI juga menyediakan sosialisasi dan pelatihan kepada tenaga kesehatan dan kader di seluruh Indonesia untuk mendorong pemanfaatan aplikasi ASIK terkait pencatatan hasil skrining PTM," ucapnya.

Dia memastikan, notifikasi WhatsApp kepada masyarakat akan terkirim secara otomatis jika nomor WhatsApp valid dan tercatat di dalam ASIK. Adapun tantangan terbesar dalam proses tersebut adalah akses internet yang belum merata.

"Karena itu, Kemenkes RI terus berupaya untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas internet hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia. Adaptasi teknologi digital dalam pencatatan juga menjadi tantangan tersendiri," tuturnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.