- Home
-
- Luar Negeri
-
- Paus Fransiskus Menantikan...
Paus Fransiskus Menantikan Jadwal Kunjungan ke Asia September Mendatang
Sabtu, 06 Jul 2024, 10:12 WIBVATICAN CITY - Paus Fransiskus menghadapi jadwal padat rencana kunjungan ke Indonesia, Singapura, dan Papua Nugini, serta Timor Timur pada bulan September nanti, termasuk memimpin tiga misa stadion.
Perjalanan dari tanggal 2 hingga 13 September dipastikan akan sangat melelahkan secara fisik, dan dilakukan meskipun Fransiskus mengurangi perjalanan internasional. Perjalanan terlama yang pernah dilakukan Paus berusia 87 tahun itu ke luar Roma selama 11 tahun masa kepausannya.
Ini akan menjadi perjalanan pertamanya ke luar negeri sejak September tahun lalu ketika ia mengunjungi Marseille.
Menurut jadwal resmi yang diterbitkan Vatikan pada hari Jumat (5/7), kunjungan ke Asia akan mencakup 16 pidato dan tiga misa yang diadakan di stadion-stadion di Jakarta, Singapura, dan Port Moresby.
Di Indonesia, negara dengan Muslim terbesar di dunia, Paus akan berpartisipasi dalam pertemuan antaragama di Masjid Istiqlal, salah satu masjid terbesar di dunia.
Di Papua Nugini, ia akan bertemu dengan anak-anak jalanan dan melakukan perjalanan sehari ke Vanimo di utara negara itu, di mana ia akan bertemu dengan misionaris Katolik.
Paus Fransiskus seharusnya melakukan perjalanan itu pada September 2020 tetapi dibatalkan karena pandemi virus corona.
Dengan menempuh perjalanan lebih dari 30.000 kilometer (18.600 mil), hari pertama menjadi waktu bebas bagi Paus untuk bersantai setelah terbang 13 jam dari Roma ke Jakarta.
Paus, yang menggunakan kursi roda, telah mengalami berbagai masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari nyeri lutut hingga operasi hernia dan operasi usus besarnya.
Meskipun ia memiliki etos kerja yang kuat dan kemauan untuk bepergian, baru-baru ini ia terpaksa membuat konsesi terhadap usia dan kesehatannya, termasuk membatalkan perjalanan tahun lalu ke pertemuan iklim PBB di Dubai.
Sampai saat ini, Fransiskus telah melakukan 44 perjalanan ke luar negeri.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Paus Leo XIV Hadapi Keterbatasan dalam Mereformasi Gereja Katolik, Tetapi Fransiskus Sudah Membuka Jalan
-
Foto karya pewarta ANTARA dipamerkan di St Petersburg Rusia
-
Asia Tahan Diri Tingkatkan Impor Energi AS Meski Tekanan Dagang Meningkat
-
Gubernur DKI Jakarta Ajak Pakar dan Akademisi Jaga Keanekaragaman Hayati
-
Bangka Tengah Gencarkan Produksi Budidaya Ikan Air Tawar
-
Perayaan HUT TNI Warga Padati Stasiun Juanda
-
Mendes Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Sulawesi Tenggara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.