Mengagetkan, Ada Apa Sampai Pemkab Karawang Hentikan Sementara Operasional Pabrik Pupuk

Rabu, 03 Jul 2024, 00:09 WIB

Karawang - Bupati Karawang Aep Syaepuloh memutuskan untuk menghentikan sementara operasional pabrik pupuk PT Multidaya Putra Sejahtera menyusul adanya empat pekerja yang meninggal saat membersihkan toren limbah cair bekas produksi pupuk di pabrik tersebut.

"Untuk sementara dihentikan operasionalnya," kata bupati di Karawang, Selasa.

Ia menyampaikan bahwa empat pekerja yang meninggal dunia itu diduga akibat menghirup bahan kimia pupuk cair yang masih tersisa di toren atau tangki tempat produksi pupuk.

"Saya sudah ke lokasi dan berbicara dengan pihak perusahaan itu. Jadi Pemkab Karawang memutuskan untuk menutup sementara operasional pabrik setelah kejadian itu," katanya.

Di tengah penutupan sementara operasional pabrik pupuk cair yang berlokasi di Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, bupati juga menginstruksikan agar dinas terkait melakukan pemeriksaan dokumen perizinan pabrik tersebut.

"Saya sudah minta dinas terkait agar memeriksa kaitan perizinannya dan dokumen lainnya," kata dia.

Bupati menyampaikan bahwa sesuai dengan keterangan manajemen pabrik, terdapat empat orang pekerja pabrik pupuk itu yang meninggal dunia saat membersihkan toren atau tangki pupuk.

Para pekerja yang melakukan pembersihan toren itu secara tiba-tiba merasa lemas, sempat sesak nafas dan akhirnya meninggal di lokasi.

Mereka yang meninggal masing-masing bernama Asep Kohar (51), Marsidi (34), Nana Mulyana (42) dan Husni Saepul (44).

Pihak kepolisian dari Polsek Rengasdengklok melalui Humasnya, Ipda Suprianto menyebutkan bahwa korban meninggal itu adalah pekerja pabrik tersebut.

Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terkait termasuk sejumlah saksi.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PU Siapkan Mobil Tangki dan Hidran untuk Pemenuhan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jateng

Inovasi AQUATERRA Berbasis IoT Dirintis Mahasiswa Unej untuk Integrasikan Budi Daya Ikan dan Pertanian di Kepulauan Seribu

Gempa 4,6 Magnitudo Guncang Ruteng, Manggarai

Tak Perlu Dirikan Anak Perusahaan? Menko Yusril Buka Opsi Baru untuk Pemilik Merek Asing

Dewan Nasional KEK Targetkan Peningkatan Devisa Pariwisata Indonesia pada 2029

Aktivitas Perdagangan Pasar Tradisional di Sikka Berangsur Pulih Pascagempa Flores

Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Gubernur BI

Pelajar Terdampak Karhutla Mulai Kenakan Masker

Program Perintis Berdaya Connect Jadi Strategi Cak Imin Genjot UMKM & Ekraf Naik Kelas

Karhutla Makin Meluas, Kasus ISPA di Kalsel Terus Mengalami Lonjakan

Puluhan Bangunan Liar Dibongkar! Pemkab Bekasi Tertibkan Bantaran Saluran Balong Tua

Newcastle United Bikin Gebrakan! Nico Gonzalez Resmi Diboyong dari Manchester City

Bukan Sekadar Liburan! Wisatawan Padati Kawasan Badui Demi Berburu Durian

Makassar Masuk 10 Hub Digital Indonesia, Peluang Baru Terbuka

Nelayan Sikka Kembali Melaut Setelah Gempa Flores

Bank Mandiri Pastikan Rekening Botok Kembali Aktif

Ormas Jangan Cuma Eksis! Wali Kota Minta Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

Warga Bakal Makin Mudah Dapat Informasi! Ini Gebrakan Pemkab Deli Serdang

Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tibet Tewaskan Sedikitnya 160 Orang, Ratusan Masih Hilang

Kapolda Kalsel Ungkap Strategi Baru Lawan Karhutla, Kolam Bioflok Jadi Kunci

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.