Partai Sayap Kanan Incar Kekuasaan

Senin, 01 Jul 2024, 02:59 WIB

PARIS - Rakyat Prancis pada Minggu (30/6) berbondong-bondong memberikan hak suaranya pada dalam putaran pertama pemilihan parlemen cepat yang berisiko tinggi yang dapat mengubah haluan politik Prancis dan membuat partai sayap kanan pimpinan Marine Le Pen mengambil alih kekuasaan untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Presiden Emmanuel Macron mengejutkan Prancis dengan menyerukan pemungutan suara cepat setelah partai sayap kanan National Rally (RN) mendapat dukungan kuat dalam pemilihan Parlemen Eropa bulan ini.

Ket. Foto: Berikan Hak Suara l Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan ibu negara Brigitte Macron meninggalkan bilik pemungutan suara usai memberikan hak suaranya bagi pemilihan parlemen putaran pertama di TPS Le Touquet, Prancis utara, pada Minggu (30/6). Pemilu Prancis ini sangat penting karena bisa mengubah haluan politik Prancis dan membuat partai sayap kanan mengambil alih kekuasaan untuk pertama kalinya dalam sejarah. — Sumber: AFP/Yara Nardi

Dengan perang Russia melawan Ukraina yang sudah memasuki tahun ketiga dan harga energi dan pangan jauh lebih tinggi, dukungan terhadap partai antiimigrasi dan euroskeptik telah meningkat meskipun Macron berjanji untuk mencegah kenaikan tersebut.

Pemungutan suara dua putaran ini bisa menjadikan kelompok sayap kanan berkuasa di Prancis untuk pertama kalinya sejak pendudukan Nazi pada Perang Dunia II.

Terkait pelaksanaan pemilu ini banyak pemilih mengatakan mereka khawatir tentang masa depan Prancis. "Saya sudah tak mengenal negara ini saya lagi," kata Roxane Lebrun, 40 tahun, warga dari Kota Bordeaux. "Kami harus terus berjuang demi apa yang kami yakini dan apa yang kami inginkan untuk Prancis," imbuh dia

Dalam pemilu ini, Presiden Macron dan istrinya, Brigitte, memberikan hak suara mereka di Le Touquet di Prancis utara. "Pada Senin (1/7), presiden Prancis berencana mengadakan pertemuan pemerintah untuk memutuskan tindakan selanjutnya," kata seorang narasumber kepadaAFP.

Sebagian besar jajak pendapat menunjukkan Partai RN akan memenangkan jumlah kursi terbesar di Majelis Nasional, majelis rendah di parlemen, meskipun masih belum jelas apakah partai tersebut akan mendapatkan mayoritas.

Jajak pendapat akhir menunjukkan RN memperoleh antara 35 hingga 37 persen suara, dibandingkan dengan 27,5-29 persen yang diperoleh aliansi sayap kiri New Popular Front, dan 20-21 persen yang diperoleh kubu sentris Macron.

Jika RN memperoleh mayoritas absolut, ketua partai Jordan Bardella, 28 tahun, yang merupakan anak didik Le Pen yang tidak memiliki pengalaman memerintah, bisa menjadi perdana menteri yang akan jadi seteru Macron.

Putaran Kedua

Banyak analis mengatakan bahwa Prancis saat ini sedang menghadapi majelis yang digantung, yang bisa menyebabkan kebuntuan dan ketidakstabilan politik.

Dari pantauan jumlah partisipasi pemilih di daratan Prancis pada Minggu siang tercatat mencapai 25,90 persen, meningkat dari 18,43 persen yang tercatat pada pemilu legislatif tahun 2022. Usai pemilu putaran pertama ini, pembentukan parlemen baru akan menjadi jelas setelah putaran kedua pemilu pada 7 Juli mendatang.

Keputusan Macron untuk menyerukan pemungutan suara cepat menjerumuskan negara itu ke dalam kekacauan politik dan memicu ketidakpastian di negara dengan perekonomian terbesar kedua di Eropa.

Sementara dukungan terhadap kubu sentris Macron tampaknya mulai dan dilain pihak partai-partai sayap kiri berhasil mengesampingkan perselisihan mereka untuk membentuk Front Populer Baru, sebagai bentuk dukungan terhadap aliansi yang didirikan pada tahun 1936 untuk memerangi fasisme. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.