Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Sosial Rejang Lebong Evakuasi 10 ODGJ Selama 2024

📅 Minggu, 30 Jun 2024, 22:04 WIB | Oleh:
Dinas Sosial Rejang Lebong Evakuasi 10 ODGJ Selama 2024 Doc: ANTARA/dokumen
Ket. Proses evakuasi penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dilakukan Dinsos Rejang Lebong belum lama ini.

REJANG LEBONG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terhitung sejak Januari hingga Juni 2024 telah mengevakuasi 10 penderita orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ yang meresahkan warga di wilayah itu.

Kepala Dinsos Rejang Lebong Syahfawi saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan ODGJ yang dievakuasi tersebut karena sering mengamuk dan membuat resah warga sekitar kediaman ODGJ.

"Terhitung Januari sampai Juni 2024 ini sudah ada 10 ODGJ yang kita evakuasi ke RSJ Bengkulu, karena sering membuat resah warga sekitar tempat yang bersangkutan tinggal," kata dia.

Dia menjelaskan, penderita ODGJ yang dievakuasi ini tersebar di beberapa kecamatan di Rejang Lebong, di mana proses evakuasi ini dilakukan pihaknya bersama dengan petugas dinas kesehatan, bhabinkamtibmas dan babinsa serta perangkat desa/kelurahan setempat.

Pada proses evakuasi ODGJ itu sendiri, kata dia, melibatkan banyak pihak karena rata-rata mereka yang akan dievakuasi ini sering mengamuk dan tidak mau dibawa petugas ke RSJ.

Para penderita ODGJ ini dievakuasi pihaknya ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bengkulu untuk mendapatkan perawatan dengan pembiayaan dari JKN-KIS.

Menurut dia, kalangan penderita ODGJ di wilayah itu disebabkan oleh beberapa faktor seperti karena faktor keturunan, depresi, tekanan ekonomi, perceraian dan faktor lainnya.

Penderita ODGJ yang dirujuk ke RSJ Bengkulu ini ini setelah mendapatkan perawatan beberapa bulan nantinya akan dikembalikan kepada keluarganya, dan diminta mengonsumsi obat yang diambil setiap bulan dari puskesmas di wilayah tempat tinggal masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.