• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kurangi Kelebihan Lemak de...

Kurangi Kelebihan Lemak dengan Body Contouring

Kamis, 27 Jun 2024, 20:38 WIB

JAKARTA - Body contouringyang merupakan bagian dari bidang bedah plastik rekonstruksi dan estetik. Tindakan ni merupakan salah satu solusi medis bagi pasien obesitas dengan tujuan utama meningkatkan kualitas hidup, bukan alasan kosmetik semata.

Prosedurbody contouringdipercaya dapat memperbaiki bentuk tubuh dan postur tubuh menjadi lebih baik. Dengan demikian aktivitas menjadi lebih mudah dan kebugaran kembali terjaga sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

Ket. Foto: body contouring — Sumber: istimewa

"Dibandingkan dengan prosedur bedah plastik lainnya,body contouringmemberi hasil dengan komplikasi yang lebih rendah, minim rasa sakit, waktu pemulihan yang cepat dan pasien dapat kembali bekerja atau melakukan aktivitas seperti biasa," terang Direktur Utama Klinik Utama DR. Indrajana, dr. Mustapa Widjaja, melalui keterangan tertulis Kamis (27/6).

Body contouringtelah menjadi terobosan signifikan dalam bidang bedah plastik di klinik Utama DR. Indrajana.Selain untuk mengurangi lemak, membentuk tubuh dan mengatasi area-area tertentu yang tidak berubah meskipun telah terjadi penurunan berat badan. Cara ini ini dapat mengatasi adanya risiko kelebihan kulit setelah penurunan berat badan yang signifikan.

Utama Klinik Utama DR. Indrajana kata dr Mustapa berkomitmen untuk memberi pelayanan yang terbaik dan inovatif bagi pasien-pasiennya serta melayani dengan segenap hati. Layananbody contouringmenyediakan solusi medis yang efektif, canggih dan membawa dampak positif bagi kesehatan dan kualitas hidup pasiennya.

General Manager Klinik Utama DR. Indrajana dr. Susi Anggraini, MM, mengungkapkan, awalnya, klinik ini memiliki fokus pada asma dan alergi saja. Namun, melihat permintaan pelayanan kesehatan yang lengkap, maka dilakukan menambah layanan yang ditawarkan dan terus berkembang.

"Selain menjadi rujukan untuk tes alergi darah (IgE spesifik), kami juga menyediakan layananbody contouringdi bidang bedah plastik rekonstruksi dan estetik," kata dia.

Konsultasi awal dilakukan dengan seksama oleh dokter spesialis untuk menentukan tahap-tahap yang harus dilakukan sebelum tindakanbody contouring. Layanan ini merupakan bukti nyata kami dalam memperhatikan kesehatan masyarakat.

Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik dr. Qori Haly, Sp.BP-RE, penanganan obesitas memerlukan kerja suatu tim di mana ada dua bagian yang saling berhubungan yaitubody slimmingdanbody contouring.Pada tahap awal akan dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan usia dan kondisi saat itu.

"Usia dibawah 18 tahun akan dilakukan oleh dokter spesialis anak dan usia diatas 18 tahun dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam," ungkapnya.

Dokter penyakit dalam akan mencari masalah apa yang terjadi sebelum menjalani program dan melakukan pemeriksaan penunjang laboratorium serta radiologi. Setelah dokter memutuskan apakah pasien dalam kondisi optimal untuk menjalani program atau perlu koreksi dan terapi maka akan dilakukan pemilahan pertama.

Apabila Indeks Massa Tubuh BMI di atas 40 atau diatas 35 dengan penyakit pemberat/komorbid termasuk golongan Morbid Obese maka pilihannya adalah programbody slimmingyaitu menurunkan berat badan dengan cara tanpa operasi.

Body slimmingdilakukan dengan mengatur pola makan dengan ahli gizi dan spesialis gizi medik. Selain itu melakukan latihan fisik dengan bimbingan ahli fisioterapi atau dokter spesialis olahraga dan rehabilitasi medik, konsultasi dan terapi dari dokter spesialis penyakit dalam atau anak bagian endokrin atau tumbuh kembang.

"Apabila program penurunan berat badan tidak berhasil maka dapat dilakukan pembedahan Bariatrik (lambung) yang dilakukan oleh dokter spesialis bedah digestif dan sedot lemak (liposuction) oleh spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik," jelasnya.

Liposuction pada kondisi morbid obese kata dr. Qori dilakukan dengan sedot lemak yang secara bertahap untuk mengurangi lapisan lemak di bawah kulit bagian leher, dada, lengan atas, paha atas, bokong dan perut. Namun demikian hal ini bukan untuk mengurangi lemak di dalam rongga perut, karena untuk mengurangi lemak dalam rongga perut adalah mengurangi asupan kalori dan aktivitas fisik.

"Liposuction bukan cara untuk menurunkan berat badan tapi untuk mengurangi lapisan lemak dalam yang memungkinkan penurunan massa lemak di tubuh. Namun lemak permukaan tetap ada untuk mempertahankan permukaan kulit rata tidak bergelombang.

"Lapisan lemak sisa ini yang akan bertambah apabila tidak menjaga asupan kalori setelah tindakan, jadi diperlukan pemeliharaan dengan menjaga makanan dan aktifitas fisik," paparnya.

Pemilahan kedua dengan programbody contouring dapatdilakukan apabila Indeks Massa Tubuh BMI di bawah 35. Body Contouring dapat membantu membentuk tubuh dan mengatasi area tertentu di mana penurunan berat badan tidak efektif atau setelah penurunan berat badan yang signifikan menghasilkan kulit berlebih.

"Tujuanbody contouringuntuk membentuk tubuh menjadi sesuai yang diinginkan atau lebih harmonis. Tindakan ini harus dilakukan oleh dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang sudah tersertifikasi dan rumah sakit atau klinik tipe Utama yang mempunyai fasilitas operasi," jelasnya.

Dr. Qori mengatakan, sebelum melakukan programbody contouringpasien harus konsultasi dengan dokter mengenai pemeriksaan awal, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Setelah kondisi optimal untuk pembiusan dan pembedahan maka akan dipersiapkan tindakan.

"Beberapa syarat yang harus dilakukan pasien sebelum pembiusan seperti berhenti merokok, minum alkohol, minum vitamin, hormon dan pengencer darah dua minggu sebelum dan sesudah. Diperlukan puasa 6 jam sebelum dilakukan tindakan pembiusan sedasi atau umum," paparnya.

Tindakanbody contouringdapat berupaliposuctionuntuk mengurangi lapisan lemak bawah kulit, aplikasi untuk mengencangkan otot seperti di perut dan bokong dan membuang kulit yang berlebih. Dengan cara ini diharapkan kulit di leher, lengan atas, dada, perut, bokong dan paha menjadi lebih kencang.

Contoh kondisi perut yang membuncit mengakibatkan kelainan tulang belakang seperti nyeri karena posisinya membungkuk tidak bisa menahan beban isi perut dikarenakan otot perut yang lemah. Setelah mengurangi volume isi perut dan lapisan lemak serta pengencangan otot perut maka postur akan berangsur kembali tegak dan mengurangi gejala nyeri di tulang belakang.

"Selain itu, luka-luka pada sela-sela kulit yang terinfeksi akibat lecet dan lembab akibat kulit yang menggelambir akan membaik seiring perbaikan kulit menjadi kencang dan rata. Kami juga memperhatikan kondisi setelah operasi dengan meminimalisir bekas luka dengan alat tanpa jahitan kulit dan menangani bekas luka agar rata dan halus," tambahnya.

Ia menjelaskan, Klinik Utama DR. Indrajana merupakan Klinik Utama yang memiliki layanan dalam bidangbody contouringdan operasi bedah plastik estetik. Klinik Utama ini mengusung layananone stop services, yaitu satu layanan lengkap yang terdiri dari SDM berkualitas, dokter bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang terdaftar negara, serta pemeriksaan penunjang yang lengkap.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.