Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Potensi Perikanan di Biak Dapat Dijadikan Sumber Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Potensi Perikanan di Biak Dapat Dijadikan Sumber Pangan Lokal untuk Cegah Stunting Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Nelayan di pelabuhan perikanan Fandoi Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua sedang mengangkat ikan tuna segar dibawa ke cold storage untuk diekspor ke Jepang.

Biak - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua menyebut potensi perikanan yang dimiliki Biak dapat dijadikan sumber pangan lokal makanan bergizi untuk mencegah stunting anak.

"Pangan lokal Biak berupa ikan, keladi,jagung, pokem sejenis gandum,aneka sayur-mayur dan kacang hijau yang tersedia dapat diolah menjadi sumber protein bagi keluarga untuk mencegah stunting," kata Pelaksana harian Sekretaris Daerah Biak Numfor Aner Rumakito di Biak, Selasa.

Ia mengajak para orang tua dapat memanfaatkan potensi alam di lingkungan sekitar karena alam pulau Biak telah menyediakan beragam pangan lokal yang bernilai gizi tinggi.

Mengolah sumber kekayaan alam lingkungan setempat, menurut Aner, maka akan menjadi bahan makanan untuk kebutuhan keluarga khususnya anak-anak di rumah.

Aner mengatakan dalam upaya mencegah stunting anak maka para orang tua harus pandaimengolah sumber pangan lokal menjadi makanan sehat bergizi untuk anak.

"Ini membutuhkan kesungguhan para orang tua di rumah tangga untuk mengatasi stunting anak," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Perikanan Biak, lanjut Aner, potensi ikan jenis tuna di perairan Biak Numfor mencapai 800 ribu ton hingga satu juta ton/tahun.

"Bisa dibayangkan jika potensi ikan tuna yang kita punya bisa diolah menjadi makanan bergizi guna mengatasi stunting anak di Tanah Papua," katanya.

Hingga awal Januari 2024 jumlah kasus stunting anak sebesar 6,11 persen atau sebanyak 485 anak terindikasi stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.