Wakil Kepala Propaganda Tiongkok Diselidiki atas Kasus Korupsi

Senin, 24 Jun 2024, 00:10 WIB

BEIJING - Pemberantasan korupsi di Tiongkok benar-benar dilakukan dengan konsisten. Terbaru, Tiongkok mengatakan seorang wakil kepala propaganda sedang diselidiki atas dugaan korupsi pada Jumat (21/6), ketika Presiden Xi Jinping melakukan kampanye selama bertahun-tahun melawan korupsi.

"Zhang Jianchun, Wakil Kepala Departemen Propaganda Pusat, sedang diselidiki atas dugaan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius," kata badan anti-korupsi Partai Komunis, menggunakan eufemisme resmi untuk dugaan korupsi.

Ket. Foto: Wakil Kepala Propaganda Tiongkok, Zhang Jianchun — Sumber: May JAMES/AFP

Dikutip dariThe Straits Times, pernyataan satu kalimat tersebut tidak memberikan rincian mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan Zhang.

Dia adalah salah satu pejabat tinggi di departemen yang sangat tertutup yang bertugas menyebarkan ideologi partai serta menyensor media yang dikontrol ketat di Tiongkok.

Pria berusia 59 tahun itu berasal dari Provinsi Shandong timur dan menjadi terkenal dalam peran penting partai di Ibu Kota Beijing, menurut biografi resminya.

Zhang masuk ke Departemen Organisasi,sebuah badan kuat yang mengarahkan penunjukan partai secara nasional, pada tahun 2016, dan naik menjadi wakil ketua sebelum mengambil peran terakhirnya pada tahun 2020.

Xi, pemimpin Tiongkok yang paling berkuasa dalam beberapa dekade terakhir, telah melakukan perjuangan tanpa henti melawan korupsi yang mengakar sejak ia berkuasa lebih dari satu dekade lalu.

Pemerintahan Bersih

Para pendukungnya mengatakan kampanye tersebut mempromosikan pemerintahan yang bersih, sementara para kritikus mengatakan kampanye tersebut berfungsi sebagai sarana bagi Xi untuk menyingkirkan musuh-musuh politiknya.

Dalam beberapa tahun terakhir, jarang terjadi pejabat senior petahana yang melanggar upaya pemberantasan korupsi. Mantan Wakil Kepala Kementerian Kehakiman itu diselidiki pada bulan April, tetapi dia sudah melepaskan jabatannya pada tahun 2023.

Pejabat paling senior yang menjadi target kampanye ini adalah Zhou Yongkang, mantan pejabat keamanan Xi yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2015 karena penyuapan.

Akhir-akhir ini, para pembasmi korupsi partai telah memusatkan perhatian mereka pada sektor keuangan dan perbankan, serta perusahaan-perusahaan milik negara.

Xu Zuo, seorang eksekutif puncak di Tiongkok Citic Group, sebuah konglomerat investasi besar yang didukung negara, diselidiki pada bulan Juni karena pelanggaran yang tidak ditentukan.

Dan Bai Tianhui, mantan manajer umum di perusahaan manajemen aset besar yang didukung negara, Huarong, dijatuhi hukuman mati pada bulan Mei setelah dinyatakan bersalah menerima suap lebih dari 1,1 miliar yuan.

Sebelumnya, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengimbau agar masyarakat Tiongkok mempererat hubungan keluarga, nilai-nilai keluarga, serta tradisi. Hal ini disampaikan Xi dalam sesi pleno ketiga Rapat Komisi Sentral Partai Komunis Tiongkok Ke-20 yang Membahas Isu Kedisiplinan.

Menurut Xi, pejabat-pejabat teras harus menjaga integritas, serta menerapkan aturan ketat terhadap keluarga dan anak-anaknya.

Lebih lanjut, Xi menjelaskan program peningkatan kesadaran publik juga harus dijalankan untuk mempromosikan prinsip integritas, serta studi-studi kasus terkait isu tersebut. Dengan demikian, publik semakin menghargai prinsip integritas dan menghindari korupsi.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.