Jepang Siap Bantu Indonesia Kurangi Kesenjangan

Minggu, 23 Jun 2024, 09:22 WIB

JAKARTA - Dubes Jepang untuk Indonesia Masaki Yashusi memaparkan dukungan dan target bersama Indonesia guna meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi kesenjangan antara kota besar dan pedesaan.

"Salah satu permasalahan besar di kawasan ini adalah disparitas kesenjangan antara kota besar dan pedesaan, dan juga kesenjangan pendapatan dan standar hidup," ujar Yasushi dalam pertemuan dengan awak media di Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Jakarta, Jumat (21/6).

Target pertama yakni memperkaya kehidupan pedesaan melalui pangan, layanan kesehatan, dan kerja sama pendidikan.

Yasushi mengatakan dari target tersebut, Pemerintah Jepang mendukung peningkatan produksi beras dengan proyek irigasi Rentang, Jawa Barat dan Komering, Sumatra.

Kemudian memberi dukungan proyek distribusi produksi agrikultur di Jawa Barat.

Selain itu, program lainnya adalah peningkatan nutrisi, layanan medis, dan kesetaraan dalam pendidikan.

Pemerintah Jepang mendukung pemerintah Indonesia dalam membuat kehidupan perkotaan yang aman dan nyaman.

Salah satu yang paling tampak adalah proyek perluasan jalur MRT Jakarta dari utara ke selatan. Dilanjutkan dengan jalur barat ke timur, guna menciptakan pembangunan berbasis transit.

Selain itu, kedua negara bekerja sama dengan proyek kabel bawah laut untuk membuat jaringan komunikasi menjadi lebih baik.

Yasushi mengatakan 85 persen jaringan kabel bawah laut Indonesia dibuat oleh perusahaan Jepang.

Ketiga, Pemerintah Jepang juga mendukung Indonesia menciptakan industri yang tangguh.

Salah satunya, Jepang membantu Indonesia dalam membuat pusat ekspor mobil, seperti halnya di Patimbang Port.

Bantuan tersebut juga diberikan untuk pendirian Bekasi Automotive Proving Ground, yang mana satu-satunya lokasi pengujian berstandar PBB di Asia Tenggara.

Upaya tersebut berlanjut hingga pembuatan perusahaan rintisan dan membangun sistem legal untuk bisnis.

Pemerintah Jepang juga membantu Indonesia mewujudkan masyarakat hijau dengan pembangunan pembangkit tenaga listrik ramah lingkungan di sejumlah wilayah.

Upaya tersebut akan membuat Jepang dan Indonesia terdepan dalan dekarbonisasi Asia (AZEC).

Target selanjutnya yakni memadukan kekuatan bangsa Indonesia dan Jepang.

Pemerintah Jepang mendukung migrasi penduduk Indonesia berkemampuan khusus untuk bekerja di Jepang.

Selain itu, dukungan lainnya melalui pembelajaran Bahasa Jepang, pertukaran pelajar ke Jepang, hingga di bidang olahraga.

Terakhir, bersama Indonesia, Pemerintah Jepang menargetkan pencapaian melestarikan laut dan sumber dayanya sebagai negara maritim.

Yasushi mengatakan upaya yang dilakukan seperti penyediaan kapal pantau untuk BAKAMLA, dukungan bagi nelayan dan membuat pusat-pusat periana lokal dan pasarnya.

Dia juga mengatakan dengan presiden terpilih Indonesia dan juga Menteri Pertahanan Indonesia saat ini, Prabowo Subianto, pihaknya akan meneruskan kerja sama ini.

"Mungin satu karakteristik kegiatan kami adalah segala hal ini sangat terkait dengan kehidupan orang-orang sehari-hari. Mungkin bukan infrastruktur besar, tapi kalau diamati semua terkait dengan peningkatan kehidupan sehari-hari orang Indonesia," ujar Yasushi.

Ket. Foto: Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi ditemui wartawan di di Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Jakarta, Jumat (21/6/2024). — Sumber: ANTARA/Devi Nindy

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.