Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem Picu Pohon Tumbang Hingga Timpa Rumah Warga di Bintan

📅 Minggu, 23 Jun 2024, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem Picu Pohon Tumbang Hingga Timpa Rumah Warga di Bintan Doc: ANTARA/HO-Humas BPBD Bintan
Ket. Pohon tumbang timpa rumah warga di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) akibat cuaca ekstrem, Sabtu (22/6/2024).

Tanjungpinang - Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu, memicu pohon tumbang hingga menimpa rumah warga dan bahu jalan di daerah tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten BintanRamlahmengatakan pohon tumpang menimpa rumah warga bernama Eko Febrianto dan keluarganya di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan.

"Korban satu kepala keluarga (KK) terdiri dari lima jiwa," ujarnya.

Akibat kejadian itu, kata dia, atap dari asbes rumah Eko Febrianto pecah karena tertimpa pohon.

Tim BPBD Bintan sudah menyalurkan bantuan sembako untuk korban, lalu menangani puing-puing atap, serta melakukan peninjauan untuk segera dilakukan asesmen terkait dengan perhitungan kerusakan.

"Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut," ujar Ramlah.

Kejadian lainnya, katanya, sebatang pohon tumbang menutup akses jalan raya di Jalan Kamboja Kecamatan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Setelah itu, UPTD Pemadam BPBD Tanjung Uban bersama unsur terkait langsung mengevakuasi pohon tumbang tersebut dari jalan.

Ia mengatakan sebagian besar wilayah Bintan diguyur hujan sejak Sabtu pagi.

Ia telah memerintahkan timrescueTRC BPBD dan Pos UPTD Pemadam BPBD se-Kabupaten Bintan untuk siaga, memantau perkembangan banjir dan cuaca ekstrem.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang sewaktu-waktu bisa saja berubah.

Berdasarkan pantauan cuaca terkini di Kabupaten Bintan, kecepatan angin mencapai 20 kilometer/jam, suhu mencapai 24-30 derajat Celsius, dan ketinggian gelombang signifikan yakni 0,5-2 meter.

"Waspada munculnya awancumulonimbus yang dapat menimbulkan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta terjadinya angin kencang dan gelombang laut tinggi di wilayah pesisir Pulau Bintan, terutama pesisir bagian utara dan timur," demikian Ramlah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.