Perikanan Tangkap Terkendala Regenerasi Nelayan
Jumat, 21 Jun 2024, 08:52 WIBKUPANG - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) khawatir minat anak nelayan untuk menjadi nelayan turun jika tidak ada peningkatan pendidikan bagi anak-anak nelayan.
Karenanya, kedepannya level pendidikan bagi anak nelayan harus ditingkatkan.
"Saat ini sudah ada banyak sekolah kejuruan serta kuliah yang berkaitan dengan kelautan dan perikanan, tentunya kami akan berupaya agar ada program sekolah gratis bagi anak nelayan sehingga kelak saat jadi nelayan caranya sudah berubah," kata Direktur Kelautan dan Perikanan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Moh.
Rahmat Mulianda saat kegiatan Entry Meeting Oceans for Prosperity - LAUTRA komponen 3: Sustainable Financing for Marine Protect Area and Livelihoods di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (20/6).
Rahmat mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempunyai program Kampung Nelayan, nantinya Bappenas akan berkolaborasi untuk bersamasama membina anak-anak nelayan agar kelak bisa menjadi nelayan dengan level lebih baik lagi.
Berita Terkait:
-
Harkitnas Harus Jadi Momentum Reflektif Bangsa
-
Liga Inggris: Tottenham Selamat, West Ham Terdegradasi di Hari Perpisahan Guardiola dan Salah
-
Mengembangkan Perikanan Tambak guna Meningkatkan Ekonomi Nelayan
-
Dirjen Ikma Kementerian Perindustrian RI Kunjungi Ikm Binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra di Bogor
-
Fermin Lopez Diperkirakan Absen di Piala Dunia 2026, Kerugian untuk Timnas Spanyol?
-
Pelemahan Rupiah Tekan Biaya Produksi Industri, Penguatan Rantai Pasok Lokal Tak Bisa Ditunda
-
Messi Tinggalkan Laga MLS karena Cedera, Argentina Dihantui Kekhawatiran Jelang Piala Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.