Polri Catat Penurunan Angka Kriminalitas saat Lebaran Besar
Rabu, 19 Jun 2024, 01:27 WIBJAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat penurunan angka kriminalitas yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia pada momen Lebaran Besar 2024.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan ada empat tindak kejahatan yang paling menonjol, yakni kejahatan konvensional seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Pada Lebaran Besar, Senin (17/6), kata dia, tercatat ada 800 kasus kejahatan konvensional terjadi, kemudian 41 kasus kejahatan transnasional dan tujuh kasus terkait dengan kekayaan negara. Dengan demikian, totalnya ada 848 kasus.
"Tren kejahatan secara kuantitas mengalami turun sebanyak 250 kasus atau 23,28 persen dibandingkan pada hari Minggu (16/6), terjadi sebanyak 1.098 kasus," kata Trunoyudo di Jakarta, Selasa (18/6).
Tidak hanya angka kriminalitas, Polri juga mencatat penurunan peristiwa yang dapat mengganggu keamanan masyarakat selama Iduladha 1445 Hijriah.
Jenderal polisi bintang satu itu menyebut gangguan keamanan itu berupa tindak pidana, tindak pidana ringan (tipiring), serta bencana dan gangguan lainnya.
Dijelaskan pula bahwa selama Lebaran Besar 2024 terjadi 848 kasus kejahatan, 15 kasus tipring, dan 27 kejadian gangguan lainnya. Total gangguan keamanan terjadi selama sehari tersebut sebanyak 890 kasus.
Khusus untuk bencana alam, kata dia, tidak tercatat ada peristiwa yang menonjol saat Iduladha 1445 Hijriah. "Tren gangguan keamanan secara kuantitas mengalami turun sebanyak 276 kasus atau 23,26 persen dibandingkan pada hari Minggu (16/6) terjadi sebanyak 1.160 kasus," kata Brigjen Pol. Trunoyudo.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemerintah Perlu Percepat Rekonsiliasi Konflik Jayawijaya
-
Kekeringan Mengancam, Produktivitas Tanaman Bisa Merosot
-
Ligue 1 Prancis: Lille Siap Pertahankan Awal Sempurna Saat Hadapi Paris Saint-Germain
-
Festival Kopi Dieng Jadi Etalase Baru, Potensi Kopi Banjarnegara Makin Terangkat
-
Pemkab Bekasi Bentuk FKDM, Potensi Kerawanan Sosial Dipantau Sejak Dini
-
Peternak Unggas Mikro Tak Lagi Cemas? Bapanas Tambah 150 Ribu Ton SPHP
-
Defisit USD 4,76 Miliar Jadi Sorotan, Indonesia dan Australia Mulai Reviu IA-CEPA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.