Ayo Kurangi Pestisida Kimia dengan Berlatih Membuat Pestisida Nabati

Rabu, 19 Jun 2024, 00:12 WIB

Penajam Paser Utara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, berupaya mengurangi pemakaian pestisida kimia dengan memberikan pelatihan pembuatan pestisida nabati kepada penyuluh pertanian dan kelompok tani.

Penyuluh pertanian dan kelompok tani, menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto, di Penajam, Selasa, telah diberikan pelatihan pembuatan pestisida nabati.

Ket. Foto: Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Andi Trasodiharto. — Sumber: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan

"Jadi, diharapkan para petani didampingi penyuluh pertanian mampu membuat pestisida nabati untuk mengurangi penggunaan jenis pestisida kimia," katanya lagi.

Selain meminimalisir penggunaan pestisida kimia, apabila petani mampu membuat pestisida nabati, juga bisa mengurangi biaya untuk pembelian pestisida.

Penyuluh pertanian yang tersebar di setiap kelurahan dan desa diminta aktif melakukan pendampingan pembuatan pestisida nabati secara rutin kepada petani.

"Penyuluh pertanian harus lakukan pendampingan secara rutin untuk membantu pembuatan pestisida nabati dan mengatasi permasalahan yang dihadapi petan," katanya pula.

Sebagai upaya untuk peningkatan produk pertanian, ujardia lagi, pemerintah pusat dan Pemkab Penajam Paser Utara juga memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan).

"Dengan adanya bantuan alsintan diharapkan tidak ada lagi lahan pertanian yang tidak tergarap, sehingga dapat meningkatkan hasil panen," ujarnya lagi.

Penyaluran alsintan kepada kelompok tani di Kecamatan Waru dan Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara itu mulai dilakukan pada bulan ini (Juni 2024).

Alsintan bantuan yang diberikan kepada kelompok tani itu berupa 259 unit alat penyemprotan (hand sprayer), tiga unit pompa air Kohpad Ns 100, lima unit traktor tangan (hand tractor), dan satu unit mesin penanam padi (rice transplanter).

Bantuan alsintan dan pelatihan yang diberikan pemerintah itu sebagai upaya meningkatkan produk pertanian yang bermuara kepada kesejahteraan petani, demikian Andi Trasodiharto.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Cerah Berawan hingga Berawan Tebal pada Rabu

Tak Gentar, dengan 12 Pemain, Timnas Basket Siap Berjuang di Prakualifikasi FIBA Asia Cup

Layanan Samsat Keliling Hari Ini, Rabu (26/8), Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek

Kepadatan Lalu Lintas Warnai Jalur Wisata Puncak Saat Libur Panjang

Manchester City Sepakati Transfer Winger Palmeiras Allan Elias Senilai 754 Miliar Rupiah

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada Rabu (26/8), Cerah Berawan

Dieng Culture Festival 2026, Padukan Tradisi, Seni, Alam, dan Pemberdayaan Masyarakat

Rencana Pembangunan Jakarta Terhambat Efisiensi, Apa yang Terjadi?

Generasi Baru Mulai Mengancam Petenis Papan Atas

Dieng Culture Festival 2026 Targetkan Ekonomi Warga Makin Kuat, Ini Strateginya

Kekuatan Madrid Diuji Strategi Berani Sociedad

Waspada Perubahan Cuaca! Sebagian Besar RI Diprakirakan Berawan Tebal Rabu

Samsat Keliling Buka di 14 Lokasi Jadetabek Hari Ini, Cek Lokasinya di Mana Saja

Muktamar NU ke-35 Pakai Kartu Cip, Akses Peserta Diperketat dan Diawasi 100 CCTV

Pari Corek Bergambar Sang Buddha Hiasi Persawahan Semarang, Padukan Seni dan Kearifan Lokal

Daop Madiun Ungkap 657 Barang Hilang, Penumpang Bisa Cek dan Ambil Kembali

Kampung Adat Sade Terbakar, BUMN dan Investor Salurkan Sembako serta Bantuan Rp2 Miliar

Cerah dari Pagi tapi Guyur Hujan Malam Hari! Intip Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini!

231 Personel US Army Tiba di Palembang Jelang Latgabma Super Garuda Shield 2026

Kementerian ESDM Izinkan PLN Kembangkan Panas Bumi Gunung Ungaran Jadi PLTP, Perkuat Energi Bersih Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.