Investasi Berkelanjutan Perlu Tata Kelola

Rabu, 01 Jul 2026, 01:00 WIB

Depok – Penguatan tata kelola lingkungan berbasis data dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing kawasan industri sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Di tengah meningkatnya arus investasi, pengelolaan lingkungan yang transparan dan terukur dinilai tidak lagi menjadi pelengkap, melainkan kebutuhan utama agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.

Dikutip dari Antara, Guru Besar Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga, Prof. Eddy Setiadi Soedjono, mengatakan kawasan industri saat ini harus mampu menerapkan sistem manajemen lingkungan yang didukung data ilmiah dan pemantauan berkelanjutan.

Ket. Foto: Investasi Berkelanjutan — Sumber: istimewa

"Kawasan industri kini tidak lagi hanya mengandalkan kelengkapan infrastruktur dan utilitas semata, melainkan juga harus mampu membangun manajemen lingkungan yang terukur dan transparan," kata Eddy di Depok, Selasa (30/6).

Menurutnya, kondisi lingkungan, khususnya di kawasan industri dan pesisir, tidak dapat dinilai hanya melalui pengamatan sesaat karena dipengaruhi berbagai faktor yang saling berinteraksi.

"Oleh karena itu diperlukan monitoring jangka panjang, data berkala, serta kajian multidisiplin sebelum menarik kesimpulan mengenai kondisi lingkungan suatu kawasan. Pendekatan berbasis data menjadi landasan penting agar setiap kebijakan pengelolaan lingkungan dilakukan secara objektif, terukur, dan berkelanjutan," ujarnya.

Pandangan tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelola Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

Sebagai implementasi pengelolaan berbasis data, pengelola KEK Gresik secara rutin melakukan pemantauan kualitas lingkungan melalui laboratorium terakreditasi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Upaya tersebut juga diikuti rehabilitasi ekosistem pesisir melalui penanaman 1.000 bibit mangrove, pelepasan 1.000 benih ikan, dan 100 benih kepiting, serta penguatan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis prinsip environmental, social, and governance (ESG).

Sementara itu, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menilai keterlibatan dunia usaha menjadi kunci percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kolaborasi lintas sektor.

"Keberhasilan SDGs tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak inisiatif yang kita jalankan, tetapi oleh seberapa kuat kita mengubah cara pembangunan bekerja," kata Deputi Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali.

Ia menegaskan SDGs telah menjadi bagian dari arah pembangunan nasional dan hanya dapat dicapai melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, serta media.

"SDGs akan tercapai apabila pemerintah, dunia usaha, filantropi, akademisi, masyarakat sipil, dan media bergerak bersama dalam satu arah, yaitu menciptakan nilai ekonomi sekaligus memperkuat kualitas hidup, lingkungan, dan tata kelola," ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani menilai praktik bisnis berkelanjutan kini menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan dan perekonomian nasional.

"Keberlanjutan bukan lagi sekadar komitmen, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bisnis yang menentukan daya saing perusahaan," ungkap Shinta.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Jokowi Tiba di Istana untuk HUT RI ke-81, Penampilan dengan Adat Bali Jadi Sorotan

Pemprov Sulawesi Selatan Salurkan Rp500 Juta bagi Korban Gempa NTT

Paskibraka Siap Jalankan Tugas Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka.

Telkom Buka Internet Gratis di Lokasi Pengungsian Gempa NTT, Warga Bisa Tetap Terhubung

Siswi SMA 1 Palembang Caliya Azaria Ivana Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI.

Harga Emas Antam pada HUT Ke-81 RI, Naik Jadi Rp2.677.000/ Gram 

17 Penerjun Kopassus Taklukkan Ketinggian 10.000 Kaki dalam Victory Jump di Monas.

HUT ke-81 RI, Gubernur Pramono Ungkap Arah Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global

HUT ke-81 RI di Papua Pegunungan, Upacara di Wamena Berlangsung Lancar.

Cincinnati Open 2026: Janice Tjen Lewati Drama Tiga Set untuk Melaju ke Babak 32 Besar

IQAir: Kualitas Udara di Jakarta saat Peringatan HUT RI Ternyata Tak Sehat

Bantu Korban di NTT, PT Pertamina Patra Niaga Donasikan Rp81/lt Tiap BBM

Tak Sabar Lihat Aksinya? Ini Formasi Lengkap Paskibraka Indonesia Berdaulat

Belajar dari Gempa NTT, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Gempa  ‎

PLN Gerak Cepat! 11 Gardu Induk Utama Listrik Flores Berhasil Dipulihkan

Bikin Haru! Polres Bogor Renovasi 21 Rumah Warga untuk Rayakan HUT RI

Mensesneg: Presiden Prabowo Pertimbangkan ke NTT untuk Tinjau Penanganan Gempa

HUT RI Makin Meriah! Ma’ruf Amin hingga Dewi Soekarno Hadir di Upacara Kemerdekaan

Berikut Daftar Harga BBM di Hari Kemerdekaan RI Ke-81

Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! ITDC Buka 2.500 Lowongan Relawan MotoGP Indonesia 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.