Harga Minyak Tergelincir Karena Kekhawatiran Pertumbuhan AS

Kamis, 13 Jun 2024, 11:32 WIB

SINGAPURA - Harga minyak turun pada awal perdagangan Kamis (13/6) karena investor mencerna berita bahwa Federal Reserve AS telah memilih untuk tidak menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, sementara stok minyak mentah dan bahan bakar AS semakin membebani pasar.

Minyak mentah berjangka Brent kehilangan 14 sen, atau 0,17 persen, menjadi $82,46 per barel pada pukul 00.39 GMT, dan minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 16 sen, atau 0,2 persen, menjadi $78,34. Kedua benchmark tersebut telah naik sekitar 0,8 persen di sesi sebelumnya.

Ket. Foto: Cerobong kilang minyak Total Grandpuits terlihat setelah matahari terbenam, tenggara Paris, Prancis, 1 Maret 2021. — Sumber: CNA/REUTERS/Christian Hartmann

Federal Reserve mempertahankan suku bunga stabil pada hari Rabu(12/6) dan menunda dimulainya penurunan suku bunga mungkin hingga bulan Desember.

Biaya pinjaman yang lebih tinggi cenderung menghambat pertumbuhan ekonomi, dan dapat membatasi permintaan minyak.

Ketua Fed Jerome Powell mencatat dalam konferensi pers setelah pertemuan kebijakan dua hari berakhir bahwa inflasi telah turun tanpa memberikan pukulan besar terhadap perekonomian, dan dia mengatakan tidak ada alasan untuk berpikir bahwa hal tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Para pedagang juga mengamati pembicaraan yang sedang berlangsung mengenai gencatan senjata di Gaza, yang jika diselesaikan, akan mengurangi kekhawatiran potensi gangguan pasokan dari wilayah penghasil minyak tersebut.

Dalam serangan terbaru terhadap pelayaran di Laut Hitam, militan Houthi yang bersekutu dengan Iran pada hari Rabu mengklaim bertanggung jawab atas serangan perahu kecil dan rudal yang menyebabkan kapal pengangkut batu bara milik Yunani membutuhkan evakuasi di dekat pelabuhan Hodeidah di Laut Merah Yaman.

Kelompok militan tersebut telah menyerang pelayaran internasional di wilayah Laut Merah sejak November sebagai solidaritas terhadap Palestina dalam perang antara Israel dan Hamas.

Pada Rabu malam, kelompok militan Palestina Hamas mengeluarkan pernyataan yang menekankan "kepositifan" mereka dalam negosiasi gencatan senjata.

Mereka mendesak AS untuk menekan Israel agar menerima perjanjian yang mengarah pada gencatan senjata permanen di Gaza serta penarikan penuh dari wilayah tersebut, rekonstruksi dan pembebasan tahanan Palestina.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Hamas telah mengusulkan banyak perubahan pada proposal gencatan senjata yang didukung AS, dan ia menambahkan para mediator bertekad untuk menutup kesenjangan tersebut.

Di sisi pasokan, stok minyak mentah AS meningkat lebih dari perkiraan pada minggu lalu, sebagian besar didorong oleh lonjakan impor, sementara persediaan bahan bakar juga meningkat lebih dari yang diperkirakan, data dari Badan Informasi Energi (EIA) menunjukkan pada hari Rabu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.